BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

11 Tahun Vacum, Polres Sragen inisiasi Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan di hidupkan kembali

4
×

11 Tahun Vacum, Polres Sragen inisiasi Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan di hidupkan kembali

Sebarkan artikel ini

SRAGEN, Jateng – Polres Sragen menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kecelakaan Lalu Lintas di Aula Satya Haprabu Polres Sragen, Selasa (12/5/2026) siang.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, S.I.K., M.Si., dan dihadiri sejumlah instansi lintas sektoral, mulai dari Dinas Perhubungan, DPU, BPJS Kesehatan, Jasa Raharja, BPTD, Satpol PP, PLN, hingga akademisi dari Universitas Sragen (UNISSRA).

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Dalam sambutannya, Kapolres Sragen menegaskan bahwa tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sragen harus menjadi perhatian bersama seluruh pihak terkait.

“Permasalahan edukasi tertib berlalu lintas harus bersinergi dengan Dinas Pendidikan. Anak-anak sekolah jangan diberikan izin mengendarai kendaraan bermotor. serta peran wali murid sangat penting untuk mencegah hal tersebut,” ujar AKBP Dewiana.

Kapolres juga menekankan perlunya inovasi dan kolaborasi lintas instansi guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Sragen.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sragen AKP Kukuh Tirto Satria Leksono, S.H., M.H., dalam paparannya menyampaikan bahwa data kecelakaan lalu lintas di Sragen menunjukkan tren peningkatan setiap tahunnya, baik korban luka ringan maupun meninggal dunia.

Baca Juga:  Aktif dan Adaptif di Era Digital, Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

“Hal ini menjadi atensi bersama. Diperlukan inovasi melalui forum ini, salah satunya menggandeng Dinas Pendidikan untuk memasukkan edukasi tertib berlalu lintas dalam kurikulum sekolah, mulai dari SMP hingga SD,” ungkapnya.

Senada, menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sragen, Raden Suparwoto, S.STP., M.Si., kolaborasi antar instansi sangat diperlukan, termasuk melalui edukasi kepada pelajar di sekolah-sekolah.

Ia menilai forum koordinasi tersebut menjadi langkah positif untuk memperkuat kolaborasi lintas sektoral dalam penanganan kecelakaan lalu lintas

“Dishub saat ini menyediakan layanan bus sekolah dengan empat rute. Ke depan diharapkan dapat berkembang hingga mencakup 12 rute untuk membantu mengurangi angka kecelakaan,” tambahnya.

Dari kalangan akademisi, Wakil Rektor II UNISSRA Siti Rofiatun Rosida, S.Kep., M.Kes., menilai penanganan kecelakaan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari faktor sumber daya manusia, sarana prasarana, lingkungan hingga kondisi kendaraan.

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah dan kepolisian dalam penanganan titik rawan kecelakaan, termasuk penertiban kendaraan yang parkir di bahu jalan. Serta mendorong langkah peningkatan edukasi keselamatan berlalu lintas secara masif di tingkat SD dan SMP guna membentuk karakter generasi muda sejak dini.

Baca Juga:  Panjat Pagar Kantor DLH, Pencuri 4 Accu Truk Sampah Dibekuk Satreskrim Polres Sragen

Dalam rapat tersebut juga dibahas sejumlah langkah strategis Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ), di antaranya penguatan sekretariat forum di Kantor Dinas Perhubungan, dukungan penganggaran melalui APBD, hingga agenda rapat rutin bulanan dan kegiatan turun lapangan.

Selain itu, target penerbitan Surat Keputusan (SK) FLLAJ dijadwalkan selesai pada akhir Mei 2026 dan mulai berlaku pada awal Juni 2026.

Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan seluruh stakeholder terkait, diharapkan angka kecelakaan di Kabupaten Sragen dapat ditekan secara signifikan. Upaya edukasi sejak usia dini juga diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang disiplin, sadar hukum, dan peduli terhadap keselamatan di jalan raya demi terwujudnya Sragen yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *