Aceh Utara ( DerapKeadilan.com ) – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir, Kapolres Lhokseumawe Ahzan kembali menyerahkan bantuan sembako kepada warga korban banjir di Hunian Sementara (Huntara) Desa Gunci Dusun Lhok Pungki, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Lhokseumawe, di antaranya Kasat Intelkam AKP Zulkarnaini, S.Sos., M.M., Kasat Reskrim AKP Dr. Bustani, S.H., M.H., M.S.M., M.I.K., Kasi Propam AKP Japosman Situmorang, S.H., serta unsur pemerintah daerah seperti Kadis PUPR Aceh Utara Jafar dan Camat Sawang Mazunuddin, S.Sos.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres menyerahkan bantuan berupa 17 karung besar beras, 25 kotak mi instan, 12 dus air mineral, serta satu dus pampers anak-anak. Bantuan diterima langsung oleh Geuchik Desa Gunci Dusun Lhok Pungki, Fazil, untuk kemudian disalurkan kepada warga terdampak banjir.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah banjir di Kecamatan Sawang. Selain memberikan bantuan, pihaknya juga ingin memastikan kondisi warga tetap terpantau dan penanganan berjalan dengan baik.
Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga membutuhkan bantuan dan perhatian,” ujar Kapolres.
Geuchik Fazil bersama masyarakat korban banjir menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Kapolres Lhokseumawe yang dinilai berulang kali hadir membantu warga Sawang sejak banjir melanda wilayah tersebut.
Usai menyerahkan bantuan, Kapolres bersama rombongan juga meninjau percepatan perbaikan akses Jembatan Bailey di Desa Sawang–Lhok Cut, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
Akses jalan tersebut mengalami kerusakan akibat erosi, tingginya curah hujan, dan luapan air sungai yang menghambat mobilitas masyarakat. Peninjauan dilakukan guna memastikan proses perbaikan berjalan cepat sehingga akses masyarakat dapat segera kembali normal.












