BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

Polri Dukung Ketahanan Pangan, Ubah Pola Pendekatan, Pendampingan Jagung Jadi Langkah Nyata Menggerakkan Ekonomi Desa 

6
×

Polri Dukung Ketahanan Pangan, Ubah Pola Pendekatan, Pendampingan Jagung Jadi Langkah Nyata Menggerakkan Ekonomi Desa 

Sebarkan artikel ini

SRAGEN, JATENG – Pendekatan Polri terhadap masyarakat kini terus bergerak lebih progresif. Tidak hanya hadir dalam pengamanan, jajaran kepolisian mulai aktif masuk ke sektor pemberdayaan ekonomi warga melalui pendampingan pertanian jagung yang dilakukan secara berkelanjutan.

Pagi ini, jajaran Polsek Sumberlawang Polrrs Sragen melaksanakan pengecekan tanaman jagung di Dukuh Alaskobong, Desa Ngatgotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen. Lahan seluas satu hektar milik warga bernama Agus tersebut ditanami jagung varietas “Merdeka Sakti” yang saat ini telah memasuki usia kurang lebih dua bulan.

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Selain lahan milik Agus, di wilayah desa tersebut juga terdapat sekitar 10 hektar lahan jagung lain yang turut menjadi pendampingan Polsek Sumberlawang sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  H MUSTAFA : Perencanaan yang Tidak Optimal Menonjolkan Sebuah Kelemahan, Resiko dan Kegagalan Akhirnya Berdampak Terhadap Pembangunan

Kapolsek Sumberlawang, AKP Sudarmaji, menegaskan bahwa pola pendampingan Polri kini tidak lagi bersifat pasif, melainkan hadir langsung mendampingi masyarakat sejak awal proses tanam hingga hasil panen dapat dirasakan petani.

“Polri sekarang hadir langsung melakukan pendampingan penanaman jagung, mulai dari proses tanam, perawatan, pemupukan, panen hingga penjualan hasil jagung, baik melalui Bulog maupun sistem penjualan lainnya,” tegas AKP Sudarmaji.

Baca Juga:  Polres Sragen Kawal Jagung dari Desa, Panen Swasembada Pangan Mulai Dipastikan dari 5 Kecamatan Lahan Rakyat

Ia menjelaskan, selama masa tanam hingga panen nanti, tanaman jagung tersebut diperkirakan akan menjalani tiga kali proses pemupukan guna menjaga kualitas dan produktivitas hasil panen.

Menurutnya, keberhasilan program jagung ini bukan hanya soal hasil pertanian, tetapi juga menjadi langkah nyata membangun kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi desa.

“Yang paling penting, hasil penanaman jagung ini benar-benar bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

 

#PolresSragen,#ManagemenCitraPolri,#PoldaJateng,#Polisi,#PolisiIndonesia,SwasembadaPangan,#AstaCita, #ketahananpangan, #Polrimendukungketahananpangan, #polisicintapetani, #Sragen,#Jateng, #NgopiCurhatPakBhabin, #DitbinmasPoldaJateng, #BhabinkamtibmasPoldaJateng, #bhabinkamtibmas, #SWASEMBADAPANGAN, #KETAHANANPANGAN, #POLDAJATENG, #POLRESSRAGEN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *