BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

Curhat Kamtibmas Jadi Ruang Belajar Ketahanan Pangan, Kapolres Sragen Tinjau Greenhouse Melon hingga Ternak Terpadu di Kaliwedi

6
×

Curhat Kamtibmas Jadi Ruang Belajar Ketahanan Pangan, Kapolres Sragen Tinjau Greenhouse Melon hingga Ternak Terpadu di Kaliwedi

Sebarkan artikel ini

SRAGEN, JATENG — Agenda Curhat Kamtibmas yang digelar Polres Sragen di Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, tak hanya menjadi ruang dialog antara polisi dan masyarakat, namun juga menjadi ajang belajar langsung tentang penguatan ketahanan pangan desa berbasis inovasi terpadu.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari bersama jajaran meninjau langsung berbagai potensi pangan yang dikembangkan pemerintah desa Kaluwedi, mulai dari peternakan ayam petelur yang terintegrasi dengan kolam ikan lele di bawah kandang hingga greenhouse melon modern seluas 20 x 70 meter yang saat ini dipenuhi tanaman melon berbunga dan tumbuh subur.

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Kegiatan tersebut turut didampingi Kapolsek Gondang AKP Suparno bersama perangkat desa dan kelompok tani setempat.

Baca Juga:  Respon Cepat Polsek Gondang, Sepeda Temuan di Persawahan Plosorejo Berhasil Dikembalikan ke Pemilik

Dalam peninjauan itu, Kapolres tampak berdialog langsung dengan Kepala Desa Kaliwedi mengenai sistem budidaya dan produktivitas greenhouse melon yang dinilai menjadi salah satu contoh pengembangan pertanian modern berbasis desa.

“Sore ini kami belajar langsung tentang ketahanan pangan bersama Kepala Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang. Luar biasa, setelah melihat peternakan ayam petelur yang terintegrasi dengan budidaya lele di bawah kandang, kini kami meninjau greenhouse melon yang menjadi inovasi pertanian modern desa,” ujar Kapolres Sragen.

Kapolres menilai konsep pertanian terpadu yang dikembangkan masyarakat Desa Kaliwedi menjadi model penguatan ekonomi warga sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Baca Juga:  Polantas Menyapa Satpas Karanganyar, Layanan SIM Lebih Jelas, Cepat, dan Akuntabel

“Dengan konsep terpadu seperti ini, potensi pangan desa semakin kuat, produktif, dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Ini bukti desa mampu mandiri dan inovatif dalam menjaga ketahanan pangan,” tegasnya.

Saat memasuki area greenhouse, Kapolres juga tampak antusias memperhatikan kondisi tanaman melon yang tertata rapi dengan sistem perawatan modern dan efisien.

“Ini berapa meter greenhouse-nya, Pak?” tanya Kapolres kepada pengelola saat melihat langsung hamparan tanaman melon yang sedang berbunga dan diprediksi menghasilkan panen berkualitas.

Program Curhat Kamtibmas sendiri terus didorong menjadi sarana pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat, tidak hanya menyerap aspirasi kamtibmas, namun juga mendukung berbagai potensi pembangunan desa, termasuk sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *