BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

Demi Masadepan, Empat Kali Gagal Tak Menyerah: Kisah Aji Afka Gunawan, Anak Petani Kopi Atusengkih yang Akhirnya Lolos Akmil

13
×

Demi Masadepan, Empat Kali Gagal Tak Menyerah: Kisah Aji Afka Gunawan, Anak Petani Kopi Atusengkih yang Akhirnya Lolos Akmil

Sebarkan artikel ini

Putra Terbaik Desa, Empat Kali Gagal Tak Menyerah: Kisah Aji Afka Gunawan, Anak Petani Kopi Atusengkih yang Akhirnya Lolos Akmil

 

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Putra Terbaik Desa, Kebanggaan Kita Bersama

 

Aceh Tengah, ( DerapKeadilan.com ) – 1 Agustus 2026 – Perjuangan memang tak pernah mengkhianati hasil. Kalimat itu terbukti nyata pada diri Aji Afka Gunawan, pemuda kelahiran Desa Atusengkih, yang berhasil membuktikan bahwa latar belakang sederhana bukan penghalang untuk menggapai mimpi besar menjadi seorang perwira TNI.

 

Berasal dari keluarga petani kopi, Aji setiap hari membantu orang tuanya menggarap kebun demi menopang kehidupan. Meski hidup sederhana, api semangat di dadanya tak pernah padam. Ia bertekad masuk Akademi Militer (Akmil), namun jalan menuju mimpinya tak mulus. Berkali-kali ia mencoba, dan empat kali pun harus menelan pahitnya kegagalan—bahkan sempat gugur di tahap akhir seleksi pusat saat bencana melanda kampungnya pada tahun 2025 silam.

 

Bukannya patah arang, Aji justru menemukan kekuatan baru. Ia pulang untuk membantu keluarga melewati masa sulit pasca bencana, lalu bangkit kembali dengan tekad yang jauh lebih kuat. Berlatih, belajar, dan mempersiapkan diri lebih matang dari sebelumnya menjadi rutinitasnya, sampai akhirnya mimpi itu terwujud.

Baca Juga:  Warga Candirejo Mengadu ke Bupati H. Ngesti Nugraha, Minta Evaluasi Kinerja Lurah Aishah

 

Pada tanggal 30 Juli 2026 di Magelang, namanya resmi diumumkan lulus seleksi Akmil. Tangis haru pun pecah—perjuangan panjang yang penuh rintangan, keringat, dan air mata akhirnya terbayar lunas.

 

Kisah Aji Afka Gunawan mengajarkan kita satu hal penting: gagal bukanlah akhir, melainkan bagian tak terpisahkan dari proses menuju kesuksesan.

 

Putra Terbaik Desa, Kebanggaan Kita Bersama

 

Menyikapi pencapaian ini, Ketua KUMAGA Aceh Utara dan Lhokseumawe, Salman Alfarasi, S.H., M.M., menyampaikan rasa bangga yang mendalam serta apresiasi setinggi-tingginya. Hal ini juga menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar masyarakat Gayo Alas di Aceh Utara maupun Lhokseumawe.

 

Kalianlah tunas harapan kita, penerus perjuangan ke depan. Seluruh warga dan saya pribadi sangat bangga dan mengapresiasi dedikasi kalian. Teruslah berjuang, jadilah kebanggaan desa, dan bawa nama baik tanah kelahiran kita ke mana pun kalian melangkah,” ucap Salman Alfarasi dengan penuh harap.

 

Semoga semangat para putra desa senantiasa menyala, menjadi teladan, dan membawa kemajuan bagi kampung halaman tercinta.

Penulis: Zuraina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *