SRAGEN, JATENG – Perkembangan artificial intelligence (AI) tak lagi sebatas teknologi masa depan. Di tangan generasi muda, AI kini menjadi alat yang dapat membuka berbagai peluang belajar, berkreasi, hingga mengembangkan keterampilan.
Namun, kemajuan tersebut juga membawa tantangan jika tidak diimbangi pemahaman dan etika dalam penggunaannya.
Melihat pentingnya literasi digital tersebut, Tim Trainer Polres Sragen dipimpin Ipda Saka bersama 6 personel lainnya, turun langsung ke lingkungan sekolah untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang artificial intelligence (AI) kepada para siswa SMKN 1 Plupuh, Kabupaten Sragen.
Kegiatan training paham AI ini dirancang untuk memperkenalkan siswa pada perkembangan teknologi kecerdasan buatan sekaligus mendorong mereka agar mampu memanfaatkannya secara bijak, kreatif, aman, dan bertanggung jawab.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman bahwa AI dapat menjadi sarana pendukung proses pembelajaran
Teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk membantu mencari referensi, memahami materi pelajaran, mengembangkan ide, hingga menunjang berbagai keterampilan yang dibutuhkan di era digital.
Namun, pemanfaatan AI tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Para siswa juga didorong untuk memahami berbagai manfaat, risiko, serta aspek etika dalam penggunaan teknologi kecerdasan buatan.
Pesan utama yang disampaikan Tim Trainer Polres Sragen adalah agar AI tidak digunakan sebagai jalan pintas untuk menggantikan proses berpikir.
Sebaliknya, teknologi tersebut harus ditempatkan sebagai alat bantu untuk memperkuat kemampuan manusia, khususnya dalam belajar, berkreasi, dan memecahkan persoalan.
Melalui kegiatan ini, Polres Sragen ingin mendorong lahirnya generasi pelajar yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menggunakan teknologi secara kritis dan bertanggung jawab.
AI boleh semakin canggih, tetapi kecerdasan manusia tetap menjadi kunci. Dengan pemahaman yang tepat, teknologi kecerdasan buatan diharapkan menjadi bagian dari perjalanan siswa Sragen untuk semakin siap menghadapi tantangan dan peluang di era digital.























