SULSEL_MAKASSAR — KOMANDO INTI MAHATIDANA (KOTI) Majelis Pimpinan Wilayah Majelis Pimpinan Wilayah PEMUDA PANCASILA (MPW PP) Sulawesi Selatan Masa Bhakti 2026–2031 Resmi Dilantik Di MONUMEN MANDALA, Jalan Jenderal SUDIRMAN, Makassar, Sabtu 29 Agustus 2026.
Prosesi Pelantikan DI Ikuti Perwakilan Ratusan Anggota KOTI MAHATIDANA Dari 22 Kabapaten Dan 2 Kota Di Sulawesi Selatan. Pelantikan Dipimpin Langsung Oleh KETUA Majelis Pimpinan Wilayah PEMUDA PANCASILA Sulawesi Selatan, SITI DIZA RASYID ALI. Dengan Mengusung Slogan
“ SEKALI LAYAR TERKEMBANG, SURUT KITA BERPANTANG ,”
Turut Hadir Dalam Kegiatan Tersebut Jajaran KIWAL GARUDA HITAM, PANDAWA PATTINGALLOANG, LEGEND KIWAL, Serta Unsur ORMAS Dan Lembaga_lembaa Organisasi Sayap (ORSAP) PEMUDA PANCASILA. Diataranya Lembaga PENGUSAHA PEMUDA PANCASILA, Lembaga LINGKUNGAN HIDUP PEMUDA PANCASILA Dan yg lainnya.
Kehadiran Berbagai Unsur Tersebut Menjadi Bagian Dari Dukungan terhadap Kepengurusan KOMANDO INTI MAHATIDANA Majelis Pimpian Wilayah PEMUDA PANCASILA Sulawesi-Selatan yang Baru Dilantik.
Pada Kepengurusan KOTI MAHATIDANA PEMUDA PANCASILA MPW, Sul-sel Periode 2026–2031. RIZAL BAHRI, SH., MH. Dipercaya Sebagai Komandan. Sementara ANDI AKSA SUKRY PUTRA, SH. Sebagai Komandan Detasemen Resimen. DEDY HERMAWAN Sebagai Wakil Komandan.
Dalam Sambutannya, Komandan KOTI MAHATIDANA MPW PEMUDA PANCASILA Sulsel, RIZAL BAHRI, Mempertega byahwa KOTI Bukan Sekadar Pasukan yang Hadir Dalam Kegiatan Seremoni Organisasi.
Lembaga KOMANDO INTI MAHATIDANA Merupakan Wadah Berhimpunnya Kader-kader Terbaik PEMUDA PANCASILA yang Memiliki Loyalitas, Kemampuan, Kedisiplinan Serta Komitmen Untuk Menjalankan Tugas Organisasi Dan Memberikan Pengabdian Kepada Masyarakat Bangsa Dan Negara.
RIZAL Meminta Seluruh Jajaran KOMANDO INTI PEMUDA PANCASILA Memperkuat Koordinasi, Soliditas Dan Kebersamaan Dalam Menjalankan Setiap Program Organisasi.
Ia Menegaskan Bahwa Berbagai Tantangan Dapat Dihadapi Apabila Seluruh Kader Memiliki kemajuan Dan Semangat Untuk Bekerja Bersama.Sesuatu yang Berat Akan Ringan. Yang Sulit Akan Mudah. Jarak yang Jauh Akan Dekat Bila Ada kemajuan KOTI Se-Sulsel,” Ujar RIZAL.
RIZAL Juga Menekankan Pentingnya Perubahan Paradigma Kader Dalam Menghadapi Perkembangan Zaman. Menurutnya, Kader KOTI Harus Mengedepankan Kemampuan Komunikasi Dan Kecerdasan Dalam Menyelesaikan Persoalan.
Hal Tersebut Dirangkum Dalam Konsep Tiga “O”, yakni OMONG, OTAK Dan OTOT. “Kader Harus Terlebih Dahulu Mampu Berkomunikasi, Berfikir Dan Memahami Persoalan”, Tegasnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PEMUDA PANCASILA Sulsel, SITI DIZA RASYID ALI, Meminta Seluruh Kader KOMANDO INTI (KOTI) Meninggalkan Stigma Lama yang Mengidentikkan Organisasi Dengan Premanisme.
DIZA Menegaskan Bahwa Perkembangan Zaman Menuntut Kader Menunjukkan Eksistensi Organisasi Melalui KERJA NYATA, PRESTASI, KEMAMPUAN INTELEKTUAL, KEGIATAN SOSIAL Serta KONTRIBUSI POSITIF Bagi MASYARAKAT.” Tegas DIZA.
Menurut DIZA, PEMUDA PANCASILA Harus Mampu Membuktikan Kepada Masyarakat Bahwa Organisasi Tersebut Memiliki Kader-kader yang Berprestasi Dan Mampu Memberikan Manfaat Di Berbagai Bidang.
DIZA Juga Mendorong Kader PEMUDA PANCASILA Sulsel Untuk Mengembangkan Potensi Di Bidang OLAHRAGA EKONOMI Dan SOSIAL KEMASYARAKATAN.
Menurutnya, Pembinaan Kader Harus Diarahkan Agar Anggota PEMUDA PANCASILA Memiliki Keterampilan Dan Kemandirian, Sehingga Dapat Memberikan Manfaat Bagi Diri Sendiri, Organisasi Dan Masyarakat.
Salahsatu Program yang Disampaikan Adalah Pengembangan KOPERASI AYAM PETELUR Sebagai Upaya Mendorong Kemandirian Ekonomi Kader PEMUDA PANCASILA..
Selain Pengembangan Ekonomi, Kader Diinstruksikan Aktif Mengembangkan Potensi Di Bidang OLAHRAGA. Pembinaan Atlet, Salah Satu Bentuk Kontribusi Positif Organisasi Melalui Jalur Prestasi.
Dalam Kesempatan Tersebut, DIZA juga Mengingatkan Kader Agar Cerdas Dan Bertanggung Jawab Ketika Menyampaikan Kritik Terhadap PEMERINTAH.
Menurutnya, Menyampaikan Aspirasi Merupakan Bagian Dari Kehidupan Demokrasi. Namun, Kritik Harus Disampaikan Setelah Memahami Persoalan Secara Utuh Dan Solutif. Dan Menawarkan Gagasan Terhadap Fenomena Permasalahan Kehidupan Sosial Kemasyarakatan. Dan Selalu Berangkulan Serta Bahu Membahu Dengan Dengan Ormas_ormas Lainya Kelompok_kelompok Masyarakat.
Momentum Pelantikan KOMANDO INTI MAHATIDANA MAJELIS PIMPINAN WILAYAH PEMUDA PANCASILA Sulawesi Selatan Diarahkan Untuk Semakin Profesional, Disiplin Dan Konstruktif Serta Mampu Menjaga Marwah Dan Nama Baik PEMUDA PANCASILA Di Tengah Masyarakat.
[ M. NAJIB ]













