BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

Kapolsek Banda Sakti Jadi Pembina Upacara di SMAN 2 Lhokseumawe, Sosialisasikan Bahaya Tawuran, Balap Liar dan Narkoba

7
×

Kapolsek Banda Sakti Jadi Pembina Upacara di SMAN 2 Lhokseumawe, Sosialisasikan Bahaya Tawuran, Balap Liar dan Narkoba

Sebarkan artikel ini

Lhokseumawe ( DerapKeadilan.com ) — Upaya pencegahan kenakalan remaja terus diperkuat melalui pendekatan edukatif. Salah satunya dilakukan Kapolsek Banda Sakti, AKP Hanafiah, S.Ag., M.M, saat menjadi pembina upacara bendera sekaligus memberikan sosialisasi tentang bahaya tawuran, balap liar dan penyalahgunaan narkoba di SMA Negeri 2 Lhokseumawe, Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Senin (27/4/2026).

 

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Kegiatan yang diikuti sekitar 300 peserta, terdiri dari dewan guru dan para siswa itu berlangsung khidmat serta menjadi momentum edukasi bagi kalangan pelajar untuk menjauhi perilaku menyimpang yang berpotensi merugikan masa depan mereka.

Baca Juga:  Terbukti Langgar Kode Etik, Bripda MS Dijatuhi Sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat

 

Dalam amanatnya, Kapolsek Banda Sakti menekankan pentingnya peran pelajar dalam menjaga diri dari berbagai bentuk kenakalan remaja, termasuk tawuran, balap liar, bullying, serta penyalahgunaan narkotika yang dinilai menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

 

Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif maupun tren pergaulan yang berujung pada tindakan melanggar hukum. Menurutnya, remaja harus fokus pada pendidikan, prestasi, serta membangun karakter yang baik sebagai bekal masa depan.

 

Selain itu, Kapolsek juga mengedukasi para pelajar tentang pentingnya disiplin berlalu lintas, termasuk menggunakan helm, mematuhi aturan jalan raya dan tidak terlibat balap liar yang kerap memicu kecelakaan fatal.

Baca Juga:  Gelar FGD, KAPOLRES, Pj BUPATI dan FORKOMINDA Membahas 7 Permasalahan Yang Memiliki Skala Prioritas

 

Dalam sosialisasi tersebut, para siswa juga diajak bijak menggunakan media sosial, menghindari bullying, menjaga sopan santun terhadap guru dan orang tua, serta tidak terlibat dalam tindakan yang bertentangan dengan norma hukum maupun agama.

 

Kapolsek Banda Sakti menegaskan, pembinaan sejak lingkungan sekolah menjadi langkah penting untuk mencegah kenakalan remaja sejak dini, sekaligus membangun kesadaran hukum di kalangan pelajar.

 

Kegiatan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam membina generasi muda yang disiplin, berprestasi dan taat hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *