DEMAK, Jateng — Kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jawa Tengah periode 2024–2029 resmi dikukuhkan dan dilantik di Ballroom Hotel Amantis, Kabupaten Demak, Senin (5/10/2026).
Pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus. Dalam agenda tersebut, kepengurusan SMSI kabupaten/kota se-Jawa Tengah juga turut dilantik sebagai bagian dari penguatan struktur dan konsolidasi organisasi di tingkat daerah.
Berdasarkan surat keputusan yang dibacakan dalam prosesi pelantikan, Drs. Jayanto Arus Adi, MM. resmi dipercaya memimpin SMSI Jawa Tengah. Jayanto didampingi Muhammad Ari Wibowo sebagai Ketua Harian, Eko Sugiarto sebagai Sekretaris, Muhammad Hanafi sebagai Bendahara, serta jajaran pengurus lainnya.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi SMSI Jawa Tengah untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas perusahaan media siber dan sumber daya manusia di bidang jurnalistik.
Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus dalam arahannya mengingatkan seluruh jajaran pengurus agar mampu menjaga marwah organisasi dan menjalankan tugas secara profesional di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
“SMSI ini adalah rumah besar kita. Jadilah pengurus yang menjaga marwah pers siber. Di era disrupsi digital dan banjir hoaks, anggota SMSI harus terdepan menyajikan informasi yang verifikatif, profesional, serta taat pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers,” tegas Firdaus.
Firdaus juga secara khusus menitipkan SMSI Jawa Tengah kepada kepengurusan di bawah kepemimpinan Jayanto Arus Adi.
“Saya titipkan SMSI Jawa Tengah kepada Drs. Jayanto Arus Adi, MM. Jaga soliditas dan integritas organisasi,” pesannya.
Jayanto: Kepemimpinan Adalah Amanah
Sementara itu, Ketua SMSI Jawa Tengah Jayanto Arus Adi menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama.
“Hari ini kita tidak hanya dilantik, tetapi menerima amanah. Jalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan jadilah pemimpin yang melayani, bukan dilayani,” ujar Jayanto.
Ia menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, independensi, dan idealisme pers dalam menjalankan aktivitas jurnalistik.
Menurutnya, perkembangan media digital harus diimbangi dengan peningkatan kualitas jurnalistik, terutama dalam hal akurasi, verifikasi, keberimbangan, serta kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Jangan gadaikan idealisme pers hanya untuk kepentingan sesaat. SMSI Jateng harus menjadi rumah besar yang mendorong profesionalisme anggotanya dan ikut mencerdaskan masyarakat Jawa Tengah,” tegasnya.
Solo Raya Tegaskan Komitmen Perkuat Organisasi
Dari jajaran SMSI Solo Raya, pelantikan kepengurusan SMSI Jawa Tengah mendapat apresiasi. Koordinator Wilayah SMSI Solo Raya untuk Kabupaten Karanganyar, Jiyanto, menilai kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Jayanto Arus Adi membawa momentum baru bagi penguatan organisasi di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Menurut Jiyanto, soliditas antarjajaran menjadi salah satu kunci agar SMSI mampu menjalankan program organisasi secara konsisten sekaligus meningkatkan kualitas perusahaan pers yang tergabung di dalamnya.
“Pelantikan ini bukan hanya pergantian atau pengukuhan kepengurusan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi dan loyalitas seluruh jajaran SMSI. Kami di Solo Raya siap mendukung kepemimpinan SMSI Jawa Tengah untuk bersama-sama membangun organisasi yang solid dan profesional,” ujar Jiyanto.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perusahaan media siber, sehingga keberadaan SMSI tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga mampu melahirkan media yang kredibel dan bertanggung jawab.
“Pers harus tetap menjadi pilar demokrasi yang menjunjung tinggi independensi, akurasi dan keberimbangan. Karena itu, profesionalisme perusahaan pers dan kualitas wartawan harus terus ditingkatkan,” tambahnya.
Senada, Koordinator SMSI Solo Raya Warsito menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Ia berharap kepengurusan baru SMSI Jawa Tengah mampu memperkuat koordinasi antarwilayah dan mempererat kebersamaan seluruh anggota.
“Ini menjadi amanah bersama untuk meningkatkan kualitas jurnalisme yang bermartabat, tegas, profesional, dan tetap berpegang pada prinsip independensi pers,” ujar Warsito.
Dengan resmi dilantiknya kepengurusan SMSI Jawa Tengah periode 2024–2029, seluruh jajaran diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan profesionalisme perusahaan media siber, serta membangun sinergi yang sehat dengan berbagai pihak.
Di sisi lain, independensi pers, Kode Etik Jurnalistik, akurasi pemberitaan, dan kepentingan publik tetap menjadi pijakan utama dalam menjalankan fungsi pers di tengah derasnya arus informasi digital.






















