SULSEL_WAJO – Kinerja Cepat Kembali ditunjukkan Satuan Reserse Kriminal (SAT RESKRIM) POLRES Wajo Dalam Mengungkap Kasus Penemuan Mayat yang Menggegerkan Warga Desa Batu, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo.
Satuan RESKRIM POLRES Wajo Dalam Mengungkap Kasus Tersebut di Pimpin Langsung Oleh KASAT RESKRIM, Iptu FAHRUL, SH., MH.
Korban Merupakan Pelajar Bernama MUH ALGY APRISAL. Pelajar/Mahasiswa, Beralamat di Temboe Kecamatan Larompong Selatan Kabupaten Luwu.
Gerak Cepat, Hanya Dalam Waktu Lebih Kurang 1×24 Jam, Aparat KEPOLISIAN POLRES Wajo Berhasil Mengungkap Dan Mengamankan Terduga Pelaku. di Kediamannya di Dadeko yang Berinisial M.YA Alias AF. Warga Dadeko Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu.
Pengungkapan Cepat Tersebut Adalah Bentuk Keseriusan Aparat Penegak Hukum Dalam Memberikan Rasa Aman Serta Memastikan Setiap Tindak Pidana diproses Sesuai Ketentuan Hukum yang Berlaku.
KAPOLRES Wajo, Akbp MUHAMMAD ROSID RIDHO. Melalui KASAT RESKRIM, Iptu FAHRUL, SH.,MH. Menjelaskan, Keberhasilan Pengungkapan Kasus ini Berawal Dari Serangkaian Penyelidikan Intensif Mulai Dari Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Pemeriksaan Sejumlah Saksi, Hingga Pengumpulan Alat Bukti Di Lapangan.
“Tim Bergerak Cepat Melakukan Penyelidikan Setelah Menerima Laporan Penemuan Mayat di Desa Batu Tepatnya Pada Hari Kamis,14 Mei 2026 Sekitar Pukul 15.30 WITA. Dalam Waktu Kurang Lebih Dari 1×24 Jam, Terduga Pelaku Berhasil diamankan Untuk Menjalani Proses Hukum Lebih Lanjut,” Ungkap Kasat RESKRIM. Sabtu, 16 Mei 2026.
Sebelumnya, Warga Desa Batu digegerkan Dengan Penemuan Sosok Mayat di Area Kebun Milik Warga, Almarhum H. MADE.
Peristiwa Tersebut Sempat Menimbulkan Keresahan Masyarakat Sebelum Akhirnya Aparat KEPOLISIAN Berhasil Mengungkap Kasus Tersebut Dalam Waktu Singkat.
Saat ini, Penyidik Satuan Reserse Kriminal (SAT RESKRIM) POLRES Wajo Masih Melakukan Pendalaman Terkait Motif Dan Kronologi Kejadian Guna Melengkapi Proses Penyidikan.
POLISI Juga Mengimbau Masyarakat Untuk Tetap Menjaga Situasi Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat (KAMTIBMAS) Dan Tidak Mudah Terpengaruh Informasi yang Belum Dapat dipastikan Kebenarannya.












