BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

Eks Kombatan GAM Murka: Jika Presiden Tak Tetapkan Bencana Nasional, Lebih Baik Aceh Merdeka

53
×

Eks Kombatan GAM Murka: Jika Presiden Tak Tetapkan Bencana Nasional, Lebih Baik Aceh Merdeka

Sebarkan artikel ini

Aceh Timur ( DERAP KEADILAN.COM ) — Kekecewaan mendalam disertai kemarahan terbuka disampaikan Muhammad Arif alias Perleng Ubuet, eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), terhadap pemerintah pusat yang hingga kini belum menetapkan Aceh sebagai daerah bencana nasional pasca banjir hidrotermologi yang melumpuhkan kehidupan masyarakat.

 

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Dalam pernyataan keras kepada media, Perleng Ubuet menegaskan jika Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tidak segera menetapkan status bencana nasional serta tidak membuka pintu bantuan kemanusiaan dari luar negeri, maka menurutnya rakyat Aceh semakin dibiarkan menderita.

 

Kalau Presiden tidak menetapkan Aceh sebagai bencana nasional dan tidak mengizinkan bantuan luar negeri masuk, lebih baik Aceh merdeka. Kami kecewa dan sangat marah,” tegas Perleng Ubuet.

 

Ia bahkan menyerukan kepada seluruh eks kombatan GAM di Aceh untuk melakukan aksi simbolik sebagai bentuk protes atas sikap pemerintah pusat.

Baca Juga:  Rimung Buloh Mantan Eks-Kombatan GAM PASEE: TNI POLRI, Jangan Ganggu Masyarakat yang Bawa Bantuan Bencana Banjir Sambil Mengibarkan Bendera Bulan Bintang

 

Saya minta seluruh GAM di Aceh serentak mengibarkan bendera Bintang Bulan di seluruh Aceh,” ujarnya.

 

Perleng Ubuet menyebut penderitaan rakyat Aceh semakin parah akibat banjir hidrotermologi yang datang bertubi-tubi, diperparah oleh dampak panjang pascatsunami dan kerusakan lingkungan yang menurutnya disebabkan oleh eksploitasi sumber daya alam secara masif.

 

Hasil bumi Aceh diambil, hutan dirusak, tapi rakyat Aceh kelaparan dan menderita di bawah bendera Indonesia. Negara seolah tutup mata saat rakyat Aceh menjerit,” katanya dengan nada geram.

 

Ia secara tegas mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menetapkan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai wilayah bencana nasional agar penanganan dapat dilakukan secara maksimal dan bantuan kemanusiaan dapat segera mengalir.

 

Ini bukan soal politik, ini soal nyawa rakyat. Jangan tunggu Aceh hancur dulu baru negara hadir,” tutupnya.

 

penulis>>{ rimung }

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *