BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

2866 Wisudawan Wisudawati UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA. Gemuruh Tepuk Tangan Untuk DWI: Merengkuh Gelar Magister Dari Kursi Roda

12
×

2866 Wisudawan Wisudawati UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA. Gemuruh Tepuk Tangan Untuk DWI: Merengkuh Gelar Magister Dari Kursi Roda

Sebarkan artikel ini

SULSEL_ MAKASSAR –  Suasana khidmat di Ballroom Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, seketika berubah haru pada gelaran Wisuda Periode II Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jumat 28 Agustus 2026.

Di antara 2866 Peserta Wisuda yang Melangkah Mantap, Pandangan Tertuju Pada Sosok DWI RAMADHANI FAJRIANI. Duduk Di Atas Kursi Roda Dengan Balutan Toga Hitam, Ia Perlahan Maju Menyambut Momen Paling Berharga Dalam Perjalanan Akademiknya.

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Bagi DWI RAMADHANI, Wisudawati Program S2, Magister Kesehatan Pascasarjana UMI Ini. Perjalanan Menuju Panggung Kelulusan Bukan Sekadar Urusan Menuntaskan Tesis Dan Beban SKS (Satuan Kredit Semester). Ada Babak Panjang Penuh Perjuangan Fisik yang Harus Ia Lalui Di Balik Layar.

Menjalani Masa Studi Sembari Bergelut Dengan Kondisi Kesehatannya yang Tidak Mudah Menjadi Ujian Ketahanan Mental Dan Raganya Di Setiap Kesehariannya.

Ada Hari-hari Ketika Tubuhnya Terasa Begitu Berat Untuk Diajak Melangkah, Saat Keadaan Terasa Tidak Berpihak Dan Lelah nyaris Mengambil Alih.

Namun, Impian Untuk Mengenakan Toga Dan Menerima Langsung Ijazah Magister Menjadi Energi yang Tak Pernah Padam. Tekad Itu Terus Berbisik Lebih Kuat Dari Rasa Sakit Membimbingnya Bertahan Lembar Demi Lembar Hingga Studi Pasca sarjananya Rampung.

Baca Juga:  Ketua MWC NU Kabupaten Karanganyar, Himbau Masyarakat Tak Terprovokasi dan Tetap Jaga Kondusivitas 

Saat Namanya Dipanggil Untuk Disematkan Gelar’ Magister Kesehatan (M.Kes.), Tepuk Tangan Penghormatan Bergema Di Seluruh Ruangan. Kehadiran DWI RAMADHANI Di Atas Kursi Roda Menjadi Saksi Bisu Bahwa Tekad Manusia jauh’ Lebih Kokoh Dari Keterbatasan Fisik yang Membendungnya.

Keteguhan Hati, Cerminan Nyata Insan Akademis

Pimpinan UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA (UMI) yang Hadir Di Panggung Kehormatan Tak Kuasa Menyembunyikan Rasa Bangga Sekaligus Haru Saat Menyaksikan DWI RAMADHANI Menerima Ijazahnya.

Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI). Prof. Dr. H. HAMBALI THALIB, SH., MH. Mengungkapkan, Bagi UMI, Keteguhan Hati DWI RAMADHANI Adalah Cerminan nyata Dari Karakter Insan Akademis BerLandaskan Nilai-nilai KeIslaman, Pribadi yang Pantang Menyerah, Sabar Dalam Menghadapi Ujian, Dan Senantiasa Bersungguh-sungguh myenggapai Cita-cita.

Guru Besar Fakultas Hukum (FH) UMI Ini, Menyebutkan, Kisah Perjuangan DWI RAMADHANI Bukan Hanya Menjadi Kebanggaan Bagi Pribadinya, Melainkan Juga Warisan Inspirasi Bagi Seluruh Sivitas Akademika UMI Dan Masyarakat Luas.

Momen Haru Tersebut Meninggalkan Pesan Mendalam Bagi Para Hadirin: Setiap Keberhasilan Memiliki Jalannya Sendiri yang Layak Dirayakan, Dan Keterbatasan Tidak Pernah Menjadi Alasan yang Cukup Kuat Untuk Berhenti Menggapai Cita_cita.

[ M. NAJIB ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250 Example 728x250 Example 728x250