BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

“Silaturahmi Bangun Sinergi: Kolaborasi Kalapas dan Bupati Pati Dukung Program Nasional Pemasyarakatan”

101
×

“Silaturahmi Bangun Sinergi: Kolaborasi Kalapas dan Bupati Pati Dukung Program Nasional Pemasyarakatan”

Sebarkan artikel ini

Pati – Dalam upaya memperkuat sinergitas antarinstansi dan mendukung program pembinaan kemandirian serta ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati, Suprihadi, melakukan silaturahmi dengan Bupati Pati, Sudewo, di Pendopo Kabupaten Pati. Selasa (03/06).

 

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kolaboratif. Kalapas Suprihadi menyampaikan bahwa Lapas Pati tengah mengembangkan berbagai program pembinaan kemandirian, seperti pertanian, peternakan, dan keterampilan produktif warga binaan, sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Baca Juga:  PANGKOOPSUD II DAMPINGI KASAU TERIMA HIBAH TANAH DARI PEMKAB SUMBA TIMUR DAN LEMBATA

 

“Pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan di Lapas Pati merupakan bentuk nyata kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Kami ingin warga binaan tidak hanya dibina dari sisi mental dan spiritual, tapi juga memiliki bekal keterampilan untuk mandiri setelah bebas,” ungkap Suprihadi.

 

Bupati Pati, Sudewo, menyambut baik silaturahmi tersebut dan mengapresiasi inisiatif Lapas Pati yang telah berupaya menjadikan lembaga pemasyarakatan sebagai tempat pemberdayaan masyarakat melalui warga binaan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara Lapas dan Pemerintah Daerah dalam mendukung ketahanan pangan serta pembangunan berbasis sumber daya lokal.

Baca Juga:  Patroli Malam Polres Wonogiri Sisir Sejumlah Titik Rawan, Situasi Kamtibmas Terpantau Kondusif

 

Lapas Pati saat ini telah mengembangkan sejumlah program pembinaan kemandirian, di antaranya budidaya tanaman sayur-sayuran, ternak ikan, serta pelatihan kerja berbasis keterampilan seperti pembuatan roti di bagian bimker (bimbingan kerja). Program-program tersebut tidak hanya bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan, tetapi juga untuk membangun mental produktif bagi warga binaan.

Rizky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *