BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

Relawan, Tokoh Dayah,Insan Pers dan Masyarakat Bersatu Pulihkan ibukota Aceh Timur dari Sisa Banjir Hidrometeorologi

41
×

Relawan, Tokoh Dayah,Insan Pers dan Masyarakat Bersatu Pulihkan ibukota Aceh Timur dari Sisa Banjir Hidrometeorologi

Sebarkan artikel ini

Aceh Timur, Idi Rayeuk ( DERAP KEADILAN.COM ) —Pagi itu suasana Kota Idi Rayeuk tampak berbeda. Setelah berhari-hari dipenuhi lumpur dan puing banjir, Jumat (05/12/2025) menjadi titik awal kebangkitan. Puluhan relawan, tokoh masyarakat, pimpinan dayah, insan pers, hingga anggota DPRK turun langsung ke jalan melaksanakan Jumat Bersih—sebuah aksi solidaritas untuk memulihkan kota dari dampak bencana hidrometeorologi.

 

Kegiatan gotong royong tersebut dipimpin oleh H. Sulaiman (Tole). Sejumlah pimpinan dayah seperti Ayah Wi, Walet Muhid, Tgk Hasbi Kuala, dan Tgk Saipul Peudawa tampak aktif menyapu, mengangkut sampah, dan membantu proses pembersihan lumpur tebal yang menutupi pemukiman dan jalan-jalan utama.

 

Kehadiran Kepala Dinas Lingkungan Hidup, mantan Anggota DPRK Aceh Timur M. Yahya Bohkaye, serta Anggota DPRK Fraksi PAS Aceh Ridwan Efendi semakin menambah semangat warga yang sejak pagi membawa alat kebersihan seadanya untuk membantu pemulihan.

 

Sumber Daya Dikerahkan, Idi Rayeuk Mulai Bangkit

 

Aksi Jumat Bersih turut didukung dengan pengerahan sebuah excavator beco dari PPN Kuala Idi untuk mengeruk tumpukan lumpur dan puing berukuran besar yang tidak dapat ditangani secara manual. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) juga mengirim beberapa armada truk pengangkut sampah guna mempercepat evakuasi material banjir.

Baca Juga:  BNNP Jateng dan TATV Kolaborasi Besar! Gelorakan Perang Melawan Narkoba Lewat Layar Kaca, Perkuat Asta Cita dan Gaungkan Semangat Pasca-HANI 2025

 

Kami dari unsur masyarakat dan pimpinan dayah terus melakukan apa pun yang kami mampu,” ujar M. Yahya Bohkaye.

“Hari ini excavator dan truk sampah kita kerahkan untuk membersihkan sampah yang masih mengendap di seputaran Kota Idi.”

 

Ia menyebutkan bahwa lokasi pembersihan diprioritaskan di kawasan Calok Geulima, Gampong Aceh, dan Keude Aceh—wilayah yang mengalami genangan terparah dan meninggalkan tumpukan lumpur yang cukup tebal.

 

Gotong Royong yang Menguatkan Masyarakat

 

Di tengah situasi pascabanjir yang memprihatinkan, semangat kebersamaan terlihat begitu kuat. Warga, relawan, tokoh agama, hingga pejabat publik bekerja bahu-membahu tanpa memandang perbedaan. Suasana penuh kepedulian itu menjadi bukti bahwa kerja bakti bukan hanya sebatas pembersihan, tetapi juga menjadi penguat mental dan solidaritas masyarakat.

Baca Juga:  Kakorlantas Puji Implementasi ETLE Nasional di Polda Jateng, Sebut Turunkan Fatalitas Korban Laka Lantas Hingga 51 Persen

 

Aksi Jumat Bersih ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pemulihan menyeluruh di Kota Idi Rayeuk. Semangat gotong royong yang tercipta menunjukkan bahwa Aceh Timur, khususnya Idi Rayeuk, tidak berjalan sendiri dalam menghadapi bencana.

 

Dengan kolaborasi antara relawan, pemerintah, dan masyarakat, kota ini perlahan mulai menatap harapan baru menuju situasi yang lebih baik.

 

Relawan Lanjutkan Bakti Sosial Sesi Kedua

 

Koordinator lapangan, Darwin Eng, menginformasikan bahwa kegiatan bakti sosial akan dilanjutkan pada siang hari.

 

Assalamualaikum rekan semua. InsyaAllah jam 14.00 kita lanjutkan lagi bakti sosial di sekitar Idi.

Bagi rekan-rekan yang belum sempat membersamai tadi pagi, mohon sisihkan waktu untuk ke lokasi. Nanti kita bantu masyarakat kita yang sedang sangat membutuhkan kehadiran kita. Terima kasih banyak,” ujarnya.

 

Seruan tersebut menjadi pengingat bahwa pemulihan masih membutuhkan banyak tenaga, waktu, dan dukungan semua pihak.

 

penulis>>{ RIMUNG }

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *