BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

PT PEMA Butuh Pemimpin Kolaborator, yang Mampu Sinergi dengan BUMD Kabupaten Kota

13
×

PT PEMA Butuh Pemimpin Kolaborator, yang Mampu Sinergi dengan BUMD Kabupaten Kota

Sebarkan artikel ini

ACEH, ( DerapKeadilan.com ) – PT PEMA sebagai instrumen strategis Pemerintah Aceh dalam mengelola potensi ekonomi daerah didesak untuk segera dipimpin sosok yang mampu membangun sinergi kuat dengan BUMD kabupaten/kota.

PT PEMA tidak bisa lagi dipandang sebagai entitas yang berjalan sendiri atau hanya berorientasi pada kepentingan perusahaan. Sebagai perusahaan yang terkait langsung dengan pembangunan Aceh, PT PEMA harus menjadi penggerak kolaborasi ekonomi antara Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten/kota, dan BUMD daerah.

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Karena itu, nahkoda PT PEMA ke depan harus memiliki 3 kemampuan utama: manajerial bisnis, komunikasi, dan kemitraan dengan seluruh BUMD kabupaten/kota.

Potensi ekonomi daerah yang selama ini tersebar di berbagai wilayah Aceh harus dikonsolidasikan menjadi satu kekuatan bersama.

Sinergi tersebut dapat diwujudkan melalui kerja sama di sektor *energi dan migas, pertambangan, perdagangan, jasa, pangan, perkebunan, infrastruktur, logistik, hingga pengelolaan aset daerah.

Dalam skema ini, PT PEMA berperan sebagai agregator dan mitra strategis. Sementara BUMD kabupaten/kota menjadi mitra lapangan yang paling memahami potensi dan kebutuhan ekonomi di wilayah masing-masing.

Dengan pola ini, PT PEMA tidak hanya menjadi perusahaan milik Pemerintah Aceh, tetapi harus berkembang menjadi rumah besar bagi kolaborasi BUMD se-Aceh.

Baca Juga:  Kapolres Pantau Langsung Latihan Asah Kemampuan Personel dalam Pengamanan dan Pengendalian Massa

Pola hubungan ke depan juga harus diubah. Bukan lagi hubungan hierarkis antara perusahaan provinsi dengan BUMD kabupaten/kota. Yang dibutuhkan adalah *hubungan kemitraan yang setara, profesional, transparan, dan saling menguntungkan.

Salah satu nama yang dinilai memenuhi kriteria tersebut adalah MUNTASIR (Pang Age). Saat ini ia menjabat Direktur Utama PT. Aceh Timur Energi dan Mineral – ATEM.

Ia dinilai memiliki pengalaman mengelola perusahaan, mampu membangun jaringan, memahami karakteristik ekonomi Aceh, serta memiliki kapasitas menjembatani kepentingan Pemerintah Aceh dengan pemerintah kabupaten/kota.

Pada akhirnya, keberhasilan PT PEMA tidak semata diukur dari besarnya laba. Tolok ukurnya adalah *sejauh mana perusahaan menciptakan multiplier effect*: membuka lapangan kerja, meningkatkan PAD, memperkuat BUMD kabupaten/kota, dan memastikan potensi ekonomi daerah memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat Aceh.

PT PEMA membutuhkan pemimpin yang bukan hanya mampu mengelola perusahaan, tetapi mampu menyatukan kekuatan ekonomi daerah. Karena masa depan ekonomi Aceh tidak dapat dibangun sendiri-sendiri, melainkan melalui sinergi dan kolaborasi seluruh BUMD di Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *