ACEH ( DERAP KEADILAN.COM ) –Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Aceh Utara, Muhammad yang akrab disapa Rimung Buloh, mengecam keras tindakan sejumlah oknum pedagang yang memanfaatkan bencana banjir untuk meraup keuntungan dengan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Enceran dan sembako secara gila-gilaan.
Rimung Buloh bahkan menyebut para pedagang nakal tersebut sebagai “penjajah di tengah bencana” dan mendesak aparat kepolisian untuk segera turun tangan menindak tegas para pelaku.
Ini bukan lagi soal mencari untung, tapi sudah merampok di tengah kesusahan orang! Ada yang jual BBM Enceran sampai 40 ribu seliter, sembako juga dinaikkan seenaknya. Ini namanya penjajah! Polisi harus sikat habis para pedagang bangsat ini!” ujar Rimung Buloh dengan nada berapi-api.
Ia menegaskan bahwa tindakan para oknum pedagang tersebut sangat tidak manusiawi dan tidak bisa ditolerir. Pihaknya meminta agar polisi tidak hanya menangkap para pelaku, tetapi juga memberikan hukuman yang setimpal agar menjadi pelajaran bagi yang lain.
Jangan kasih ampun! Hukum seberat-beratnya! Biar tahu rasa mereka, bagaimana rasanya jadi korban bencana,” pungkas Rimung Buloh dengan geram.;
penulis>>{ SARI }















