ACEH UTARA, ( DerapKeadilan.com ) Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Gemantara Aceh Utara dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bumi Persada (BEM UNBP) menjemput dua anak yatim dari pelosok Kecamatan Sawang untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih layak di Dayah Raudhatul Huda, Minggu 07 Juni 2026.
Munazila 12 tahun dan adiknya Muhammad Arif 10 tahun berasal dari Desa Teupin Reuse Dusun Alue Garoet Kabupaten Aceh Utara. Mereka merupakan bagian dari lima bersaudara yang harus tumbuh dalam kondisi penuh keterbatasan sejak kepergian sang ayah dua tahun lalu, Muna yang sudah tamat SD ingin melanjutkan ke SMP dan tinggal di Dayah Alhamdulillah sudah terwujud Mimpinya.
Sejak saat itu, kehidupan keluarga mereka berubah drastis. Tinggal di rumah sewa dengan kondisi serba kekurangan, mereka hidup tanpa sumber penghasilan yang tetap. Demi menyambung hidup, sang ibu terpaksa merantau sebagai tenaga kerja wanita (TKW) ke Malaysia, meninggalkan anak-anaknya dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, baik dari segi ekonomi maupun pendidikan.
Keterbatasan akses pendidikan di daerah terpencil semakin mempersempit peluang mereka untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik. Namun di balik semua itu, tersimpan harapan besar dari sang ibu agar anak-anaknya tetap bisa mengenyam pendidikan yang layak seperti anak-anak lainnya.
Merespon kondisi tersebut, Gemantara Aceh Utara bersama BEM UNBP yang dipimpin oleh Ketua Iskandar, S.Kom., M.S.M bergerak cepat turun langsung ke lokasi. Dengan penuh kepedulian, mereka menjemput Munazila dan Muhammad Arif untuk kemudian difasilitasi melanjutkan pendidikan di Dayah Raudhatul Huda tanpa harus terbebani persoalan biaya pendidikan maupun kebutuhan belajar.
Ketua Umum BEM UNBP Karmila menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa terhadap realitas sosial di tengah masyarakat.
Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang kehilangan haknya untuk belajar hanya karena keterbatasan ekonomi. Ini bukan sekadar bantuan, tetapi upaya membuka jalan masa depan bagi mereka,” ungkapnya.
Ketua Umum Gemantara Aceh Utara Iskandar, S.Kom., M.S.M menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama.
Kami percaya, sekecil apa pun langkah yang dilakukan dengan niat tulus, akan memberikan dampak besar bagi kehidupan mereka ke depan,” ujarnya Iskandar.
Melalui aksi ini, BEM UNBP dan Gemantara Aceh Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sekitar serta bersama-sama menghadirkan solusi nyata bagi anak-anak yatim dan kaum dhuafa, agar mereka tetap memiliki harapan dan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik, tutupnya.












