BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

MENDAGRI Instruksikan Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah Standby di Wilayah Masing-Masing Seminggu Sebelum Dan Sesudah Lebaran

50
×

MENDAGRI Instruksikan Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah Standby di Wilayah Masing-Masing Seminggu Sebelum Dan Sesudah Lebaran

Sebarkan artikel ini

Jakarta – MENTERI Dalam Negeri (MENDAGRI) MUHAMMAD TITO KARNAVIAN menginstruksikan seluruh kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk tetap berada dan siaga di Daerah masing-masing selama periode satu minggu sebelum hingga satu minggu setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan PEMERINTAHAN Daerah selama periode libur Lebaran.

 

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Instruksi tersebut disampaikan melalui Surat Edaran (SE) MENTERI Dalam Negeri No. 000.2.3/1171/SJ tanggal 8 Maret 2026 tentang Penundaan Perjalanan ke Luar Negeri selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Surat Edaran ditujukan Kepada Seluruh GUBERNUR serta BUPATI dan WALIKOTA Dalam Surat Edaran Tersebut, Kepala Daerah dan wakil kepala daerah diminta menunda perjalanan luar negeri mulai 14 hingga 28 Maret 2026.

 

“Terkecuali kegiatan yang bersifat sangat esensial yang pelaksanaannya merupakan arahan PRESIDEN atau untuk keperluan pengobatan,” jelasnya dalam keterangan di Jakarta, Minggu 8 Maret 2026.

 

Mendagri menjelaskan, kebijakan ini diambil untuk memastikan pemerintah daerah tetap fokus menjalankan sejumlah agenda strategis menjelang dan selama periode libur Lebaran.

Baca Juga:  Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Strategis di Jateng: Dorong Transformasi Digital dan Peran Polri dalam Ketahanan Pangan

 

Beberapa langkah strategis yang diminta kepada Kepala Daerah antara lain, pertama, mengantisipasi potensi peningkatan risiko keamanan dan keselamatan selama libur Idulfitri serta memperkuat koordinasi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA). Kedua, meningkatkan kesiapsiagaan dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. Ketiga, melakukan pemantauan dan pengendalian inflasi daerah. Keempat, memastikan kesiapan penyelenggaraan kegiatan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

 

MENDAGRI menegaskan, kebijakan ini bertujuan memastikan kepala Daerah tetap berada di Wilayahnya Masing-masing sehingga dapat merespons secara cepat berbagai kebutuhan masyarakat selama momentum Lebaran.

 

“Terhadap rekomendasi Perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN) atau izin ke luar negeri dengan alasan penting yang telah diterbitkan untuk tanggal keberangkatan dimaksud agar dilakukan pembatalan atau penundaan/penjadwalan ulang agenda kegiatan,” terangnya.

 

Surat edaran tersebut juga ditembuskan kepada PRESIDEN Republik Indonesia, MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, MentYeri Sekretaris Negara, MENTERI Luar Negeri, MENTERI Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Sekretaris Kabinet.

**Puspen Kemendagri**

 

(Editor: M.NAJIB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *