BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

Lapas Pati Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, 41 Warga Binaan Dinyatakan Negatif

9
×

Lapas Pati Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, 41 Warga Binaan Dinyatakan Negatif

Sebarkan artikel ini

Lapas Pati – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati melaksanakan razia gabungan dan tes urine sebagai langkah deteksi dini serta upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban, Selasa (22/9) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIB tersebut melibatkan jajaran Lapas Pati bersama personel Kodim 0718 Pati, Polresta Pati, Dokpol, dan Brimob Pati. Razia diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pati, Suprihadi, dilanjutkan dengan pengarahan teknis kepada seluruh petugas agar pelaksanaan berjalan humanis, tegas, dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh di kamar hunian Blok A, B, dan C, meliputi pemeriksaan badan warga binaan, barang-barang pribadi, kamar hunian, hingga lingkungan sekitar blok. Petugas turut melakukan penyisiran pada sejumlah titik rawan seperti sela-sela teralis, kamar mandi, tempat tidur, serta lokasi yang berpotensi digunakan untuk menyembunyikan barang terlarang. Dari hasil razia, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang. Seluruh barang temuan kemudian didata, didokumentasikan, dan diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Selain razia, sebanyak 41 warga binaan mengikuti tes urine yang diawasi oleh tenaga medis dari Lapas dan kepolisian, dengan seluruh hasil dinyatakan negatif. Kalapas Pati, Suprihadi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen jajaran Lapas Pati dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus menciptakan lingkungan pembinaan yang kondusif.

Baca Juga:  Peringati HUT ke-24 Propam Polri, Bid Propam Polda Jateng Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

“Kami terus berkomitmen melakukan deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Razia ini bukan semata-mata mencari barang terlarang, tetapi juga memastikan lingkungan Lapas tetap aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan. Kami mengapresiasi sinergi seluruh aparat yang terlibat, dan ke depan pengawasan akan terus kami tingkatkan,” tegas Suprihadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250