BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

KANTOR CAMAT NIBONG ACEH UTARA MIRIP RUMAH HANTU, SEPERTI TIDAK ADA PENGHUNI, PEGAWAI SEBABKAN BULAN PUASA

53
×

KANTOR CAMAT NIBONG ACEH UTARA MIRIP RUMAH HANTU, SEPERTI TIDAK ADA PENGHUNI, PEGAWAI SEBABKAN BULAN PUASA

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Aceh Utara ( DERAP KEADILAN.COM ) – Kantor Camat Nibong di Aceh Utara menjadi sorotan publik setelah kondisi bangunannya ditemukan jauh dari layak dan terawat. Halaman kantor yang seharusnya menjadi akses utama masyarakat tumbuh rumput liar hingga mencapai pintu masuk, sementara bagian plafon dan struktur bangunan banyak yang rusak bahkan tidak ada sama sekali, membuatnya terkesan seperti rumah hantu.

 

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:
oplus_0

 

Kondisi memprihatinkan ini terungkap setelah dikonfirmasi awak media DetikPost.id kepada salah satu pegawai di kantor tersebut. Menurut pegawai tersebut, kondisi kantor yang tidak terurus disebabkan karena bulan Ramadan dan bulan puasa, sehingga fokus lebih diberikan kepada ibadah.

 

oplus_0

Ini bulan puasa, jadi tidak ada perhatian karena fokusnya ke ibadah,” ujar pegawai tersebut.

 

Ketika awak media mencoba mengkonfirmasi lebih lanjut dengan PLT Sekcam Sukoco, pihaknya langsung menyatakan sedang sibuk dan kemudian mematikan telepon secara langsung tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut terkait kondisi kantor dan upaya yang akan dilakukan.

Baca Juga:  Dukung Program JKN, Ratusan Kepala Daerah Terima Penghargaan di UHC Awards 2026

 

oplus_0

Pernyataan dari pegawai serta sikap PLT Sekcam yang memutuskan komunikasi menuai tanya-tanya dari masyarakat dan awak media. Kondisi bangunan yang rusak parah serta halaman yang tak terawat menunjukkan bahwa masalah tersebut bukan hanya akibat kelalaian sementara selama bulan puasa, melainkan kurangnya pengelolaan dan upaya perbaikan yang berkelanjutan.

 

oplus_0

Fenomena ini menimbulkan kecemasan besar terkait kualitas pelayanan publik di wilayah Nibong. Masyarakat menginginkan pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk melakukan perbaikan, serta memberikan kejelasan terkait alokasi anggaran dan pengelolaan kantor camat yang sesuai standar.

 

Penulis>{ Rimung }

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *