ACeh, ( DERAP KEADILAN.COM ) Harga emas kembali menjadi sorotan. Dalam beberapa hari terakhir, nilainya terus merangkak naik bahkan mencetak rekor baru.
Menurut Radja Muhammad Husen, yang melakukan Analisis ekonomi global, lonjakan ini bukan sekadar fluktuasi pasar, melainkan sinyal kuat bahwa dunia tengah memasuki fase perubahan besar.
Emas selalu menguat saat dunia diliputi kegelisahan. Dan kini terlihat, kegelisahan itu datang dari banyak arah,” ujar Radja. Jum’at, 30/01/2026.
Ia memaparkan setidaknya tiga faktor utama yang mendorong harga emas terus melambung.
Pertama, konflik geopolitik global yang belum menunjukkan tanda mereda. Ketegangan antarnegara membuat investor global meninggalkan aset berisiko dan memilih emas sebagai safe haven paling aman untuk menjaga nilai kekayaan.
Kedua, langkah Rusia yang mulai menjauh dari dolar AS dan secara agresif menambah cadangan emasnya. Kebijakan ini memicu kekhawatiran terhadap dominasi dolar serta mendorong negara lain mempertimbangkan strategi serupa.
Ketiga, bank sentral di berbagai negara besar ikut berlomba menimbun emas. Penguatan cadangan emas dipandang sebagai tameng menghadapi ketidakpastian ekonomi global dalam jangka panjang.
Radja menegaskan, selama stabilitas global belum pulih, emas akan tetap menjadi primadona.
Ini bukan sekadar soal investasi. Kenaikan emas adalah peringatan bahwa tatanan dunia sedang bergeser, dan emas kembali menegaskan posisinya sebagai raja nilai,” tutupnya.
>>>>>>{ Raja }















