BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

Didampingi Tantenya, Klien Anak Pembebasan Bersyarat Lapor Diri di Pos Bapas Jepara dan Kembali Menata Masa Depan Melalui Pendidikan

28
×

Didampingi Tantenya, Klien Anak Pembebasan Bersyarat Lapor Diri di Pos Bapas Jepara dan Kembali Menata Masa Depan Melalui Pendidikan

Sebarkan artikel ini

Jepara – Seorang klien anak berinisial MF yang tengah menjalani program Pembebasan Bersyarat melaksanakan kewajibannya melakukan lapor diri di Pos Bapas Jepara. Kedatangan MF didampingi oleh tantenya sebagai bentuk dukungan keluarga dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial yang sedang dijalaninya di tengah masyarakat, Rabu, 11 Maret 2026.

Kehadiran MF di Pos Bapas Jepara disambut oleh Pembimbing Kemasyarakatan yang menangani, Muslim, yang kemudian melakukan pembimbingan serta memberikan arahan terkait kewajiban dan tanggung jawab yang harus dijalani selama menjalani masa bebas bersyarat. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum bagi MF untuk kembali menata langkah menuju masa depan yang lebih baik.

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Dalam kesempatan tersebut, MF menyampaikan bahwa saat ini dirinya telah kembali melanjutkan pendidikan dan mulai bersekolah di kelas 1 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kesempatan untuk kembali mengenyam pendidikan ini menjadi hal yang sangat berarti baginya, setelah sempat terhenti akibat permasalahan hukum yang dialaminya.

MF juga memiliki rencana untuk mengambil keterampilan otomotif roda dua. Pilihan tersebut sejalan dengan kondisi keluarganya, di mana ayahnya memiliki usaha bengkel sepeda motor di rumah. Dengan demikian, ilmu yang diperoleh di sekolah nantinya tidak hanya menjadi pengetahuan semata, tetapi juga dapat langsung dipraktikkan dalam kegiatan sehari-hari.

“Saya bersyukur bisa kembali sekolah. Saya ingin belajar otomotif roda dua supaya nanti punya keahlian dan bisa membantu ayah di bengkel di rumah,” ungkap MF.

Menurut MF, kesempatan untuk kembali melanjutkan pendidikan menjadi motivasi besar bagi dirinya untuk memperbaiki diri serta membangun masa depan yang lebih baik. Ia berharap dapat menyelesaikan sekolah dengan baik dan memiliki keterampilan yang bermanfaat.

Sementara itu, Pembimbing Kemasyarakatan Muslim menyampaikan bahwa kesempatan yang diberikan oleh pihak sekolah kepada MF untuk kembali melanjutkan pendidikan merupakan sebuah anugerah yang patut disyukuri dan dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga:  Bakamla RI – Inggris Perkuat Kerja Sama Strategis Bidang Keamanan Maritim

“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi MF. Tidak semua anak mendapatkan kesempatan untuk kembali melanjutkan pendidikan di sekolah yang sama setelah mengalami permasalahan hukum. Karena itu, kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Muslim.

Ia juga berpesan agar MF dapat menjaga sikap dan perilaku selama berada di lingkungan sekolah, menghormati para guru, serta membangun pergaulan yang positif dengan teman-temannya.

“Selesaikan sekolah dengan baik. Jaga sikap selama di sekolah, hormati para guru, dan bergaullah dengan teman-teman yang membawa pengaruh baik. Lingkungan yang positif akan sangat membantu dalam proses perubahan diri,” tambahnya.

Selain itu, Muslim berharap MF dapat menekuni bidang otomotif roda dua dengan sungguh-sungguh sehingga kelak memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal masa depan sekaligus membantu usaha keluarga.

“Semoga cita-cita MF untuk menjadi ahli otomotif roda dua dapat terwujud. Ilmu yang dipelajari di sekolah bisa menjadi bekal keterampilan dan juga dapat langsung dipraktikkan di bengkel milik ayahnya,” ujarnya.

Menutup pembimbingan tersebut, Muslim juga mengingatkan MF agar tidak hanya memperbaiki diri dari sisi pendidikan dan keterampilan, tetapi juga dari sisi spiritual dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan dukungan keluarga, kesempatan melanjutkan pendidikan, serta pendampingan dari Pembimbing Kemasyarakatan, saya berharap MF dapat menjalani proses pembinaan di tengah masyarakat dengan baik. Kewajiban lapor diri yang dijalani ini adalah langkah kecil yang sangat berarti untuk menata masa depan. Jadikan kesempatan ini sebagai awal untuk membangun kehidupan yang lebih baik melalui pendidikan, keterampilan, dan perubahan diri yang lebih positif. Tingkatkan ibadah dan jadilah pribadi yang lebih baik dibandingkan ketika menjalani masa pidana di dalam penjara,” pesan Muslim.

 

Khnza Haryati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *