BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

Danpos Ramil Lapang PELTU Muhammad Kelana beserta Muspika Kec. Lapang dan Anggotanya Tak Kenal Lelah Pantau Banjir di 30 Titik pengungsian Capai 10, Ribu Jiwa.

29
×

Danpos Ramil Lapang PELTU Muhammad Kelana beserta Muspika Kec. Lapang dan Anggotanya Tak Kenal Lelah Pantau Banjir di 30 Titik pengungsian Capai 10, Ribu Jiwa.

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

ACEH UTARA ( DERAP KEADILAN.COM ) – 7 DESEMBER 2025 – Danpos Rami Lapang Kecamatan Lapang Aceh Utara, Peltu Muhammad Kelana beserta Muspika setempat, degan di bantu seluruh anggota Koramilnya, terus melaksanakan kegiatan penanangan pasca banjir selain membantu warga yg terdampak langsung, Muspika kec. Lapang dan anggota koramil dan Babinkamtibmas Polsubsektor Lapang bahu membahu berupaya memenuhi kebutuhan warga Kec. Lapang yang tersebar di 30 titik pengungsian degan cara berkoordinasi degan Dinas terkait yg berposko di Pendopo  Bupati Aceh Utara di Lhokseumawe atau pun berupaya mencari donatur yg mau membantu atau menyumbang kebutuhan pokok sehari hari, hingga hari ini mereka tak kenal lelah memastikan warga pengungsian mendapatkan perhatian yang layak.

 

Kondisi Terkini dan Dampak Banjir

Berdasarkan pantauan di lapangan, seluruh 11 desa di Kecamatan Lapang masih mengungsi walaupun air sudah tidak ada lagi yang menggenangi jalan atau pun rumah, hanya ada beberapa titik wilayah yg memang terdampak parah masih ada air laut yg menggenagi daerah tersebut.

 

Kec. Lapang yg mempunyai 11 desa penduduk sebanyak lebih kurang 10 Ribu jiwa (lebih kurang 2.800 KK) sampai berita ini diturunkan

Baca Juga:  Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan 2025 Resmi Dibuka, Tunas Kelapa dari Balik Jeruji

 masih bertahan di 30 titik pengungsian, dengan jumlah pengungsi terbanyak berada di Desa Kuala Cangkoi (4 titik) dan masih membutuhkan bantuan dr pemda setempat ataupun para donatur terutama kebutuhan sehari hari seperti beras, indomie, sarden dan Serta kebutuhan air bersih untuk memasak dan minum.

 

Data sementara mencatat, sekitar 400 rumah hanyut atau roboh total dan 400 rumah yg Rusak berat atau Rusak ringan, di Desa Kuala Cangkoi, Kuala Kerto, dan Mentang Baru. Pendataan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengetahui jumlah pasti kerugian akibat bencana banjir, Selain itu beberapa jalan yang putus akibat diterjang banjir diperkirakan mencapai lebih dari 500 meter dan kini kondisinya sudah seperti kuala (muara sungai). Empat titik jalan terputus masih belum sepenuhnya dapat dilalui, meskipun sudah ada upaya penyeberangan sementara.

 

Peran Muspika Kec. Lapang (Camat, Koramil dan Polsek) degan di bantu Babinsa dan Babinkamtibmas.

Baca Juga:  Keracunan Massal di Klaten, Polres Periksa Sampel dan Saksi untuk Ungkap Penyebab

Di tengah kondisi yang sulit ini,

Muspika Kec. Lapang terus menjalankan tugasnya tanpa kenal lelah. Mereka melakukan berbagai upaya untuk membantu warga yang terdampak banjir, di antaranya:

 

1. Pantauan 24 Jam: Memantau secara intensif tingkat air sungai, kondisi genangan, dan keamanan di seluruh titik pengungsian.

 

2. Distribusi Bantuan: Bekerjasama erat dengan BPBD dan dinas terkait untuk menyebarkan bantuan makanan, air mineral, dan kebutuhan dasar ke warga.

 

3. Kesehatan Warga: Membantu tenaga kesehatan memeriksa kondisi pengungsian secara rutin, memberikan obat-obatan sederhana, dan mencegah terjadinya wabah penyakit.

 

4. Komunikasi Terus-menerus: Berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan pemerintah desa untuk mengetahui kebutuhan khusus warga setiap hari.

 

Kami Muspika Kec. Lapang dan seluruh anggota tak akan berhenti sampai semua warga bisa kembali ke rumah dengan aman dan semua kebutuhan mereka terpenuhi. Ini tugas kita, dan kita akan lakukan dengan sepenuh hati,” ujar Peltu Muhammad Kelana dalam jeda tugasnya hari ini.

 

penulis>>{RIMUNG }

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *