Breaking NewsDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosial

Babinsa Bekali Wasbang dan PBB Kepada Siswa Siswi SMKN I Miri

62
×

Babinsa Bekali Wasbang dan PBB Kepada Siswa Siswi SMKN I Miri

Sebarkan artikel ini

Sragen – Selasa (29/04/2025) Serka Slamet Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi SMKN I Miri.

 

Pelaksanaan kegiatan dengan materi wasbang dan PBB ini dalam rangka meningkatkan kedisiplinan, rasa nasionalisme, kesadaran berbangsa dan bernegara serta nilai-nilai patriotisme pada pelajar sebagai generasi muda penerus bangsa.

Pada kesempatan itu, Serka Slamet menyampaikan bahwa pembinaan wawasan kebangsaan sangat diperlukan kepada para pelajar dengan memberikan pemahaman dan pengertian tentang pentingnya pendidikan wawasan kebangsaan bagi Pelajar sehingga kekhawatiran akan lunturnya wawasan kebangsaan tidak terjadi pada diri mereka.

Baca Juga:  Relawan Gimbal Alas Jawa Timur Bangun 20 Unit Filter Air Bersih di Aceh Terdampak Banjir

 

Slamet juga mengapresiasi pihak sekolah yang telah melibatkan Koramil pada kegiatan ini, karena menurutnya sebagai penerus bangsa harus bisa menjaga dan menambah wawasan kebangsaan supaya tercipta bangsa yang sejahtera dan tercipta penerus bangsa yang bisa mencintai tanah airnya.

“Kita mengharapkan agar siswa siswi dapat mengikuti setiap kegiatan demi kegiatan dengan baik sehingga melahirkan sikap bela negara yang tinggi dan mampu mendorong kemajuan bangsa dan negara yang dimulai dari lingkungan sekolah” ucap Slamet.

Baca Juga:  Tokoh Adat Mutis Himbau Jaga Keberlangsungan Wisata Taman Nasional Mutis

 

Slamet menambahkan materi Wasbang dan PBB yang diberikan ini memiliki kaitan yang sangat erat, hal ini untuk membentuk sikap, mental, kedisiplinan, kekompakan, loyalitas, rasa persatuan dan rasa tanggung jawab sejak dini kepada para pelajar.

“Dengan disiplin diharapkan para siswa dan siswi akan menghargai waktu dan bisa mengatur waktu dalam kegiatan sehari-hari. Baik itu waktu belajar, waktu Istirahat, beribadah maupun waktu membantu orang tua” pungkas Slamet.

 

Jian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *