BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

Akses Tunggal Pilar Wih Kiri–Tirmiara Rusip Antara Tertutup Longsor, Polisi dan Warga Bergerak Cepat Bersihkan Material

4
×

Akses Tunggal Pilar Wih Kiri–Tirmiara Rusip Antara Tertutup Longsor, Polisi dan Warga Bergerak Cepat Bersihkan Material

Sebarkan artikel ini

Takengon ( DerapKeadilan.com )  — Akses jalan kabupaten yang menjadi satu-satunya penghubung Kampung Pilar Wih Kiri dan Kampung Tirmiara, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, tertutup material longsor pada Selasa (21/4/2026) pagi.

 

Longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut pada malam sebelumnya. Material berupa tanah dan bebatuan menimbun badan jalan, menyebabkan kendaraan roda empat tidak dapat melintas.

 

Akibatnya, aktivitas masyarakat terganggu, termasuk mobilitas warga dan pelajar yang hendak menuju sekolah. Jalur tersebut diketahui merupakan akses utama keluar-masuk bagi kedua kampung.

 

Merespons kondisi itu, personel Polsubsektor Rusip Antara bersama warga setempat langsung bergerak melakukan pembersihan material longsor sejak pukul 07.00 WIB. Gotong royong difokuskan pada pembukaan badan jalan agar dapat segera dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

 

Pembersihan dilakukan secara manual dengan peralatan sederhana. Selain dipicu curah hujan tinggi, longsor juga dipengaruhi kondisi tanah yang masih labil pasca bencana hidrometeorologi pada 26 November 2025, sehingga wilayah tersebut masih berpotensi mengalami longsor susulan.

 

Kapolres Aceh Tengah, Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., mengapresiasi sinergi antara personel kepolisian dan masyarakat dalam menangani dampak bencana tersebut.

 

Respons cepat ini menunjukkan kuatnya kepedulian dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Kami mengapresiasi partisipasi warga yang turut membantu sehingga akses jalan dapat segera dibuka kembali,” ujarnya.

 

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan serta struktur tanah yang belum stabil. Kepolisian akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan keselamatan warga.

 

Hingga pukul 09.00 WIB, proses pembersihan masih berlangsung dan akses jalan mulai dapat dilalui secara terbatas. Upaya lanjutan terus dilakukan hingga jalur kembali normal dan aman dilintasi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *