BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

Ratusan Desa Tenggelam Akibat Banjir Aceh Timur, Kinerja Pemerintah dan Tim SAR Dipertanyakan

64
×

Ratusan Desa Tenggelam Akibat Banjir Aceh Timur, Kinerja Pemerintah dan Tim SAR Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini

ACEH TIMUR ( DERAP KEADILAN.COM ) –Ratusan desa di beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Timur dilaporkan terendam banjir setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut selama empat hari empat malam. Bencana ini menyebabkan ribuan warga menjerit meminta pertolongan dan akses jalan terputus total.

Di tengah kondisi darurat ini, pemerintah daerah dan tim penanggulangan bencana setempat dituding lamban dan terkesan “tutup mata” terhadap penderitaan rakyat.

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Kritik tajam tersebut disampaikan oleh Nyakli Maop, seorang aktivis hak asasi manusia dan penggiat media sosial di Aceh Timur. Ia menyoroti ketidakhadiran tim terkait, termasuk BPBD dan Dinas Sosial, di lokasi bencana.

Itulah kehidupan di daerah Aceh Timur, garang untuk kami yang berada di wilayah barat pusat pemerintahan,” ujar Nyakli Maop, menggambarkan kekecewaannya. Ia menyebut tim SAR, BPBD, dan dinas terkait “mati suri” saat dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga:  Kapolres Kendal Cek Kesiapan Pos Pelayanan Rest Area Jelang Operasi Ketupat Candi 2025

Menurut Nyakli, tim yang digaji dan difasilitasi oleh negara seharusnya siaga dan hadir di tengah masyarakat saat musibah terjadi, baik untuk misi penyelamatan maupun penyediaan kebutuhan dasar seperti dapur umum.

Sangat disayangkan, saat rakyat dilanda musibah banjir, hubungan terputus… Ribuan masyarakat menjerit meminta pertolongan, semua akses jalan terputus-putus,” tambahnya.

Nyakli Maop secara spesifik menyebut beberapa kecamatan yang terdampak parah, antara lain Darul Aman, Nurul Salam, Darul Fatah, dan Julok Alue Iemirwah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, BPBD, atau dinas terkait mengenai tudingan kelambanan penanganan bencana di lapangan. Warga masih menantikan bantuan dan kehadiran pemerintah di posko-posko pengungsian.

penulis>>{ RIMUNG }

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *