ACEH UTARA, ( DerapKeadilan.com ) Gemantara Aceh Utara bersama Puskesmas Kecamatan Lhoksukon melakukan penanganan dan evakuasi seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Gampong Meunasah Reudeup, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga yang membutuhkan perhatian dan penanganan kesehatan. Tim Gemantara bersama petugas Puskesmas turun langsung ke lokasi setelah mendapat informasi mengenai keberadaan warga tersebut.
Proses penanganan dilakukan secara persuasif dengan mengutamakan keselamatan warga yang bersangkutan maupun masyarakat sekitar. Setelah berhasil ditangani, warga tersebut kemudian mendapatkan pelayanan dan penanganan dari tenaga kesehatan Puskesmas Kecamatan Lhoksukon.
Ketua Gemantara Aceh Utara, Iskandar, S. Kom., MSM, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, terutama warga yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.
Kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan bantuan tidak dibiarkan sendiri. Untuk penanganan seperti ini, tentu kami berkoordinasi dengan tenaga kesehatan agar dapat dilakukan secara tepat dan manusiawi,” ujar Iskandar.
Ia berharap kepedulian terhadap warga dengan gangguan jiwa terus ditingkatkan. Menurutnya, mereka membutuhkan perhatian keluarga, masyarakat dan tenaga kesehatan agar dapat memperoleh penanganan yang sesuai.
Kolaborasi Gemantara Aceh Utara dengan Puskesmas Kecamatan Lhoksukon tersebut mendapat perhatian masyarakat setempat. Kehadiran berbagai pihak dinilai penting dalam membantu menangani persoalan sosial dan kesehatan yang terjadi di tengah masyarakat.
Gemantara Aceh Utara juga mengajak masyarakat untuk tidak mengucilkan warga dengan gangguan jiwa, melainkan memberikan dukungan dan melaporkan kepada pihak terkait apabila membutuhkan penanganan kesehatan.
Kegiatan di Gampong Meunasah Reudeup ini menjadi salah satu bentuk kepedulian bersama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memastikan setiap warga mendapatkan perhatian dan penanganan secara bermartabat, Tutupnya (BUD).














