Aceh Utara ( DerapKeadilan.com ) – Asa dan harapan baru kini tumbuh di hati Fatimah Zuhra, seorang anak yatim asal Gampong Lawang, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen. Sempat diselimuti kecemasan akan kelanjutan masa depannya, kini mimpi Fatimah untuk terus menimba ilmu agama dan pendidikan formal akhirnya terwujud nyata berkat uluran tangan kemanusiaan dari Lembaga Gema Nusantara (Gemantara) Aceh Utara, Sabtu (27/06/2026).
Langkah mulia ini berawal dari kerinduan mendalam Fatimah Zuhra untuk melanjutkan pendidikan. Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga sejak ditinggal berpulang oleh sang ayah sembilan tahun silam, sang ibu tak lagi mampu memikul beban biaya sekolah seorang diri. Melalui harapan yang tersisa, keluarga ini kemudian menghubungi tim Gemantara Aceh Utara dengan harapan sang buah hati dapat dijemput untuk dibantu melanjutkan pendidikannya.
Ketua Gemantara Aceh Utara, Iskandar, S.Kom., MSM, menyatakan bahwa aksi nyata ini merupakan wujud komitmen dan kepedulian mendalam lembaga yang dipimpinnya terhadap nasib anak-anak yatim di Aceh.
Ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian kami di Gemantara. Pada hari Jumat kemarin, tim kami bergerak menjemput Fatimah Zuhra langsung dari kediamannya. Dan Alhamdulillah, hari ini kami telah mengantarkannya dengan selamat untuk belajar di Dayah Irsyadul Ibad Al-Aziziah, Gampong Reudeup, Kecamatan Lhoksukon, di bawah asuhan pimpinan Walet Mulyadi,” ujar Iskandar hangat.
Tak hanya mendapatkan pendidikan agama di dayah, Gemantara Aceh Utara juga memastikan masa depan pendidikan formal Fatimah tetap berjalan beriringan dengan mendaftarkannya secara resmi di MAN 2 Aceh Utara.
Mewakili seluruh pengurus lembaga, Iskandar turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para dermawan yang telah bergotong-royong menyisihkan rezeki demi masa depan Fatimah Zuhra.
Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh donatur hebat, di antaranya Asit Studio, Bunda Salma Atlantik, rekan-rekan UNBP, serta Keluarga Besar SMA Negeri 3 Putra Bangsa. Dukungan nyata dari saudara-saudara sekalian adalah jembatan bagi lahirnya senyum dan harapan baru anak yatim ini. Semoga Allah SWT membalas segala ketulusan dan kebaikan mulia Anda semua dengan berkah yang melimpah,” tutup Iskandar dengan penuh rasa syukur.












