BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

SINERGI TANPA BATAS: MAHASISWA LINTAS UIN GELAR GOTONG ROYONG PASCA BENCANA BANJIR BANDANG DI ACEH TENGAH

31
×

SINERGI TANPA BATAS: MAHASISWA LINTAS UIN GELAR GOTONG ROYONG PASCA BENCANA BANJIR BANDANG DI ACEH TENGAH

Sebarkan artikel ini

ACEH TENGAH,( DERAP KEADILAN.COM ) di tgl, 18 JANUARI 2026 – Semangat gotong royong kembali menghidupkan semangat masyarakat Kampung Rawe, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah. Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Sultanah Nahrasyah (UIN Suna) bekerja sama dengan relawan UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar aksi pembersihan dan pembenahan fasilitas publik, khususnya Masjid Ridwan Kampung Rawe, seusai terjadi bencana banjir bandang.

 

KERJA BERSAMA PERBAIKI FASILITAS UMUM

Kegiatan bertajuk “Kolaborasi Kegiatan Gotong Royong” difokuskan pada pemulihan area rumah ibadah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Para peserta bahu-membahu melakukan berbagai pekerjaan, antara lain membersihkan tumpukan tanah, kayu, dan sisa material di sekitar fondasi masjid, menggali serta membersihkan saluran air untuk menjamin aliran lancar dan kebersihan lingkungan, hingga meratakan tanah di area pelataran masjid menggunakan gerobak sorong dan alat manual lainnya.

 

WARGA HARAP RESPON CEPAT PEMERINTAH

Kepala Dusun setempat menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa sekaligus mengutarakan harapan besar kepada Pemerintah Aceh Tengah. Menurutnya, tenaga swadaya masyarakat dan mahasiswa memiliki keterbatasan, sehingga dukungan pemerintah sangat dibutuhkan.

 

Kami berterima kasih atas bantuan mahasiswa yang sudah membantu fisik masjid kami. Namun, kami sangat berharap pemerintah bisa lebih cepat bergerak dalam membantu perbaikan masjid, terutama karena hingga saat ini belum ada akses air bersih yang masuk ke masjid maupun pemukiman warga,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, masjid merupakan jantung kegiatan warga, sehingga percepatan renovasi sangat krusial agar aktivitas ibadah dan sosial tidak terhambat lebih lama, terutama menjelang bulan Ramadhan yang akan datang.

 

AKSI JANGKA PENDEK, SOLUSI PERMANEN DARI KEBJAKAN PEMERINTAH

Kolaborasi mahasiswa lintas universitas ini menjadi bukti bahwa masyarakat Kampung Rawe tidak sendirian menghadapi kesulitan. Namun, aksi ini hanya sebagai solusi jangka pendek; solusi permanen tetap bergantung pada kebijakan dan langkah konkret dari pemerintah.

 

Kami sudah bergerak dengan tenaga seadanya, kini saatnya pemerintah menunjukkan perannya secara nyata,” ucap perwakilan mahasiswa.

 

>>>>>>{ Rimung }

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *