BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

Relawan dan Insan Pers Kesulitan Akses Listrik, Charger,   Power bank bencana banjir hidrotermologi Aceh, Sumbar, dan Sumut

25
×

Relawan dan Insan Pers Kesulitan Akses Listrik, Charger,   Power bank bencana banjir hidrotermologi Aceh, Sumbar, dan Sumut

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Aceh Timur ( DERAP KEADILAN.COM ) – Sejumlah relawan dan insan pers yang bertugas meliput bencana banjir di wilayah Aceh Timur, Aceh bagian Sumatera Barat, serta sejumlah titik di Sumatera Utara, menghadapi kendala serius terkait akses listrik. Kesulitan tersebut membuat proses peliputan, dokumentasi, dan penyampaian informasi kepada publik menjadi terhambat.

 

Berdasarkan keterangan beberapa jurnalis di lapangan, banyak peralatan penting seperti charger, kabel data, dan powerbank hilang atau rusak saat musibah banjir terjadi. Kondisi ini diperparah dengan minimnya akses listrik di wilayah pedalaman yang terdampak bencana, sehingga para jurnalis dan relawan kesulitan mengisi daya perangkat komunikasi.

 

Salah seorang relawan dan jurnalis Aceh Timur, Hendrika Saputra, menyampaikan bahwa kebutuhan paling mendesak saat ini adalah charger dan powerbank, terutama bagi mereka yang harus turun langsung ke lokasi terdalam untuk menyalurkan bantuan sekaligus melakukan peliputan.

Baca Juga:  Bidkum Polda Jateng Sosialisasikan KUHP Nasional dan Penggunaan Senjata Api di Polres Demak

 

Di pedalaman itu tidak ada listrik. Kita kesulitan sekali untuk input berita, kirim laporan, atau dokumentasi kejadian. Banyak kawan-kawan media dan relawan kehilangan charger dan powerbank saat banjir. Saat ini dua hal yang sangat dibutuhkan adalah charger dan powerbank,” ujar Hendrika Saputra saat menyalurkan bantuan di wilayah terdampak.

 

Hendrika juga mengimbau kepada para pengusaha, dermawan, organisasi kemanusiaan, serta pihak terkait lainnya agar dapat menyalurkan bantuan berupa p dan*owerbank dan charger. Bantuan ini sangat membantu kelancaran penyampaian informasi publik dan dokumentasi resmi terkait situasi bencana.

Baca Juga:  Jamin Keamanan Pembangunan Tanggul Laut dan Jalan Tol Semarang-Demak, Ditpolairud Polda Jateng Gelar Patroli Laut

 

Para jurnalis dari luar daerah juga menyampaikan hal serupa. Saat melakukan peliputan di wilayah terpencil, jaringan dan listrik hampir tidak tersedia. Powerbank menjadi satu-satunya solusi untuk menjaga perangkat tetap aktif agar informasi bisa tersampaikan cepat dan tepat.

 

Tanpa akses listrik, kita tidak bisa mengirim laporan. Powerbank adalah penyimpan daya yang sangat penting untuk kondisi seperti ini,” ujar salah seorang wartawan dari Aceh.

 

Dengan masih berlangsungnya situasi darurat di beberapa titik bencana, kebutuhan akan alat pengisi daya portabel menjadi sangat penting untuk mendukung tugas kemanusiaan dan penyampaian informasi kepada masyarakat luas.;

 

penulis>>{ RIMUNG {

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *