BeritaDaerahKorupsiKriminalNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISragenTerkini

Kasus Hanggar Basket Sragen: Pelapor Surati Kejari, Pertanyakan Transparansi dan Tindak Lanjut Penanganan

52
×

Kasus Hanggar Basket Sragen: Pelapor Surati Kejari, Pertanyakan Transparansi dan Tindak Lanjut Penanganan

Sebarkan artikel ini

SRAGEN — Penanganan dugaan potensi korupsi dalam proyek pembangunan Venue Hanggar Basket GOR Diponegoro Sragen kembali menjadi sorotan. Kantor Hukum Rakyat Nico Wauran Law Office, selaku pelapor sekaligus pengawal kasus, secara resmi melayangkan surat permohonan informasi dan tindak lanjut kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen setelah tak kunjung menerima perkembangan terbaru dari institusi penegak hukum tersebut.

 

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Dalam surat tertanggal 2 Desember 2025, pihak pelapor mempertanyakan progres penanganan laporan dugaan potensi penyimpangan proyek pembangunan hanggar basket Tahun Anggaran 2024, yang sebelumnya telah dilaporkan pada 23 Mei 2025.

 

Proyek bernilai Rp4,7 miliar ini disinyalir menyimpan serangkaian kejanggalan sejak tahap pengerjaan hingga kondisi fisiknya yang kini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

 

Pihak Kantor Hukum Rakyat menjelaskan bahwa mereka merupakan lembaga advokasi yang selama ini fokus memperjuangkan hak-hak masyarakat, termasuk melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik dan fasilitas umum.

 

“Pengawasan terhadap pembangunan daerah adalah hak dan kewajiban warga negara. Kami berkepentingan memastikan bahwa anggaran publik tidak disalahgunakan,” demikian disampaikan dalam surat tersebut.

 

Pelapor juga menegaskan bahwa pada 8 Oktober 2025, telah dilaksanakan observasi atau pengecekan lapangan yang dihadiri oleh Kejari Sragen bersama sejumlah pihak terkait. Dalam pengecekan tersebut, kondisi fisik bangunan hanggar basket menunjukkan berbagai indikasi kerusakan yang patut didalami.

 

Namun, sejak kegiatan pengecekan itu berlangsung, pelapor mengaku tidak menerima perkembangan informasi apa pun dari Kejari Sragen. Tidak ada laporan temuan lapangan, tidak ada progres penanganan, dan tidak ada tindak lanjut yang disampaikan kepada pihak pelapor sebagai bagian dari proses transparansi penegakan hukum.

Baca Juga:  Sakit Hati, 2 Warga Bergas Tusuk Rekannya di Tempat Hiburan

 

“Sebagai pelapor, kami belum memperoleh informasi resmi secara tertulis mengenai hasil observasi dan langkah apa yang telah atau akan diambil oleh Kejaksaan Negeri Sragen. Padahal, ada beberapa temuan kerusakan di lokasi, lantai lapangan juga sudah mengalami penurunan, dan ini sebenarnya menjadi pintu masuk penyelidikan oleh Kejaksaan, bahkan saat itu Ibu Kajari sendiri juga menyaksikan,” kata Nico Wauran kepada awak media.

 

Oleh karena itu, pihaknya meminta Kejari Sragen untuk segera memberikan informasi tertulis mengenai perkembangan laporan, termasuk hasil temuan, langkah penyelidikan, serta tindak lanjut hukum selanjutnya.

 

Lebih lanjut, pihak redaksi berusaha konfirmasi ke Kepala Kejaksaan Negeri Sragen, untuk mempertanyakan apakah dari pihak pelapor telah bersurat kembali pada tanggal 2 Desember 2025, terkait tindak lanjut progres penanganan laporan dugaan potensi penyimpangan proyek pembangunan hanggar basket tahun anggaran 2024, yang sebelumnya telah dilaporkan pada tanggal 23 Mei 2025. melalui pesan WhatsApp. Sabtu, (06/12/2025).

 

Kepala Kejaksaan Negeri Sragen, Ibu Jerniaty, S.H., M.H., menanggapi melalui pesan singkat WhatsApp.

“Waalaikum salam wr wb, silahkan kekantor pak untuk info lebih lengkap, terimakasih”

 

Terkait kasus dugaan penyimpangan pembangunan gedung Hanggar Basket ini:

“Masih dalam proses penanganan Kejaksaan Negeri Sragen” jelasnya melalui pesan singkat WhatsApp.

 

Jian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *