BENER MERIAH, Derapkeadilan.com — Sosok yang selama ini dikenal sebagai salah satu pelopor perjuangan perbaikan jalan dan jembatan Enang-Enang, Bener Meriah, kini tengah menghadapi ujian berat.
Pak Syarial Abadi saat ini sedang menderita sakit parah dan membutuhkan perawatan medis lebih intensif di Penang, Malaysia. Di tengah kondisi tersebut, kepedulian masyarakat pun mulai bergerak.
Penggalangan dana kemanusiaan ini digagas oleh Sopyan Hakim, yang akrab disapa Mr. Jhon, melalui komunitas GAMUR (Gayo Murum) sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat terhadap sosok yang selama ini dinilai telah banyak berbuat dan berkorban untuk kepentingan masyarakat.
Ini muncul dari hati nurani kami sebagai masyarakat. Mengingat Pak Syarial sudah berkorban untuk kami, maka hari ini kami juga akan berkorban untuk Pak Syarial.”
— Sopyan Hakim (Mr. Jhon)
Gerakan ini bukan sekadar penggalangan dana. Lebih dari itu, ini adalah bentuk balas budi kemanusiaan dari masyarakat kepada seseorang yang pernah memperjuangkan kepentingan mereka.
Jika dahulu Pak Syarial ikut memperjuangkan jalan dan jembatan agar masyarakat dapat melangkah lebih mudah, kini masyarakat bersama-sama berusaha membuka jalan menuju kesembuhan bagi dirinya.
Melalui komunitas GAMUR (Gayo Murum), masyarakat diajak untuk bergotong royong membantu meringankan biaya pengobatan Pak Syarial, termasuk kebutuhan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di Penang.
Tidak ada bantuan yang terlalu kecil ketika diberikan dengan ketulusan.
Hari ini, mungkin yang dibutuhkan Pak Syarial bukan hanya biaya pengobatan, tetapi juga keyakinan bahwa perjuangan dan pengorbanannya selama ini tidak pernah dilupakan oleh masyarakat.
Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada Pak Syarial Abadi, mengangkat penyakitnya, memudahkan seluruh proses pengobatannya, dan memberikan kesembuhan yang sempurna.
Dulu Pak Syarial berjuang untuk membuka akses bagi masyarakat.
Kini, mari masyarakat membuka jalan harapan untuk kesembuhan Pak Syarial.
GAMUR (Gayo Murum) — Bergerak dari hati, untuk kemanusiaan.














