BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

BEM Universitas Bumi Persada Gelar Seminar Online Anti Perundungan dan Kekerasan Seksual untuk Membangun Kampus yang Aman dan Nyaman

27
×

BEM Universitas Bumi Persada Gelar Seminar Online Anti Perundungan dan Kekerasan Seksual untuk Membangun Kampus yang Aman dan Nyaman

Sebarkan artikel ini

LHOKSEUMAWE, ( DerapKeadilan.com ) 17 Juli 2026 – Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis Universitas Bumi Persada ke-4, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bumi Persada melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan yang dipimpin oleh Cut Ana Yusrika menyelenggarakan seminar online melalui Zoom Meeting dengan tema “Anti Perundungan dan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus”. Seminar ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Universitas Bumi Persada sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun kekerasan seksual.

 

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Ns. Fauziah, M.Kep dan Marliana, Staf Pendamping Penanganan Kasus di UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Lhokseumawe. Dalam penyampaiannya, para pemateri mengajak mahasiswa untuk lebih memahami bentuk-bentuk perundungan dan kekerasan seksual, dampak yang ditimbulkan bagi korban, serta pentingnya keberanian untuk melapor dan saling mendukung dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan saling menghargai.

 

Menteri Pemberdayaan Perempuan BEM Universitas Bumi Persada, Cut Ana Yusrika, mengatakan bahwa seminar ini merupakan salah satu bentuk komitmen BEM dalam memberikan edukasi kepada mahasiswa mengenai pentingnya pencegahan perundungan dan kekerasan seksual di lingkungan kampus.

 

Kami berharap melalui seminar ini, mahasiswa tidak hanya memahami apa itu perundungan dan kekerasan seksual, tetapi juga memiliki keberanian untuk mencegah, melawan, dan melaporkan apabila menemukan atau mengalami tindakan tersebut. Kampus yang nyaman hanya bisa terwujud jika seluruh civitas akademika memiliki kepedulian yang sama,” ujarnya.

Baca Juga:  Polda Jateng Gelar Rakor Lintas Sektoral, Matangkan Kesiapan dan Perkuat Sinergi Pengamanan Nataru 2025-2026

 

Sementara itu, Presiden Mahasiswa Universitas Bumi Persada, Karmila, menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam menciptakan budaya kampus yang saling menghormati dan melindungi satu sama lain.

 

Kampus adalah tempat kita belajar, bertumbuh, dan mengembangkan potensi. Karena itu, tidak boleh ada ruang bagi perundungan maupun kekerasan seksual. Sebagai mahasiswa, kita harus menjadi agen perubahan yang berani menyuarakan kebenaran, saling menjaga, dan membangun lingkungan kampus yang aman, inklusif, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Mari bersama kita wujudkan Universitas Bumi Persada sebagai rumah yang nyaman bagi seluruh mahasiswa.”

 

Saat dikonfirmasi terpisah, Humas Universitas Bumi Persada, Iskandar, S.Kom., MSM, menyambut baik langkah yang diambil oleh BEM kampus. Ia menegaskan bahwa pihak universitas sepenuhnya mendukung upaya pencegahan segala bentuk kekerasan demi menjamin kenyamanan dan keselamatan seluruh civitas akademika.

 

Melalui kegiatan ini, BEM Universitas Bumi Persada berharap semakin banyak mahasiswa yang memiliki kesadaran untuk saling menghormati, peduli terhadap sesama, serta berani mengambil peran dalam mencegah segala bentuk kekerasan di lingkungan kampus. Seminar ini menjadi salah satu langkah nyata BEM Universitas Bumi Persada dalam mendukung terciptanya budaya akademik yang sehat, aman, dan bermartabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *