Aceh Utara, ( DerapKeadilan.com ) 15 Mei 2026 – Ayuni, istri dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Aceh Utara, Muhammad yang akrab disapa Rimung Buloh, menyatakan ketidakterimaannya atas perlakuan, ancaman, serta tuduhan fitnah yang dilontarkan oleh pengguna media sosial TikTok bernama TUAN SAGAR. Muhammad sendiri juga menjabat sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) di salah satu lembaga media.
Menurut keterangan Ayuni, kejadian bermula dari interaksi di kolom komentar TikTok. Saat itu, akun Tuan Sagar meminta nomor WhatsApp miliknya. Tanpa diduga, saat nomor tersebut sedang dipegang dan digunakan oleh suaminya, Tuan Sagar justru mengirimkan pesan berisi video bermuatan pornografi. Tak berhenti sampai di situ, setelah mengirim video tersebut, akun itu langsung menelepon masuk. Saat diangkat oleh suaminya, pemilik akun tersebut justru memaki-maki dengan kata-kata kasar dan tidak pantas.
Bahkan, Tuan Sagar berani melontarkan ancaman kekerasan. Ia secara terang-terangan mengatakan, jika bertemu dengan suaminya, maka Muhammad akan dipukul sampai pecah mukanya.
Tidak hanya itu, Tuan Sagar diketahui menyebarkan berita bohong, fitnah, serta mengarang cerita yang tidak benar, baik melalui konten video maupun saat melakukan siaran langsung (LIVE). Tidak hanya menyerang kehormatan suaminya selaku pemimpin organisasi pers, nama baik Ayuni pun turut dicemarkan secara terbuka di hadapan publik dan pengikut akun tersebut.
Saya dan suami saya pasti akan bertemu di meja hijau. Apa yang telah dikatakan dan diancamkan oleh Tuan Sagar harus ada bukti nyatanya. Dia berani bilang kalau ketemu suami saya mau dipukul sampai pecah muka, itu ancaman yang sangat serius. Tapi tenang saja, semua kejadian, rekaman ucapan ancaman, percakapan, dan tindakan buruk yang ia lakukan semuanya sudah saya simpan bukti lengkapnya. Kami tidak akan tinggal diam, kehormatan keluarga dan nama baik suami yang merupakan pemimpin di dunia pers serta pejabat di lembaga media harus kami bela hingga tuntas,” tegas Ayuni dengan penuh keyakinan.
Ayuni menegaskan bahwa seluruh tuduhan yang dilontarkan adalah hal yang tidak pernah dilakukan dan sama sekali tidak benar. Ia berjanji akan membuktikan kebenaran di hadapan hukum, serta memastikan pemilik akun Tuan Sagar mempertanggungjawabkan segala perbuatannya, mulai dari penyebaran konten asusila, pencemaran nama baik, hingga ancaman kekerasan yang telah merusak nama baik dan rasa aman keluarga di mata masyarakat.
Saat ini, Ayuni dan suami sedang melengkapi berkas bukti yang sudah dikumpulkan, untuk selanjutnya akan segera melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian agar diproses sesuai hukum yang berlaku.












