BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

“Dari Karya Menuju Kemandirian: Lapas Pati Apresiasi WBP Lewat Pemberian Premi”

7
×

“Dari Karya Menuju Kemandirian: Lapas Pati Apresiasi WBP Lewat Pemberian Premi”

Sebarkan artikel ini

Lapas Kelas IIB Pati  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan kemandirian dengan menyalurkan premi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang aktif mengikuti program Bimbingan Kerja (Bimker) periode April 2026, Selasa (05/5).

Pemberian premi ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan konsistensi WBP dalam mengikuti berbagai kegiatan pembinaan. Di balik setiap karya yang dihasilkan, tersimpan proses pembelajaran yang membentuk keterampilan, etos kerja, serta rasa tanggung jawab sebagai bekal untuk kehidupan setelah masa pembinaan berakhir.

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Premi yang diterima tidak hanya bernilai materi, tetapi juga mencerminkan kedisiplinan, keaktifan, dan kualitas hasil kerja yang terus berkembang. Melalui kegiatan seperti kerajinan tangan, pertanian, hingga produksi industri kecil, WBP diberikan ruang untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri.

Baca Juga:  Taiwan Technical Mission Rayakan 49 Tahun di Indonesia, Mendorong Babak Baru Kerja Sama Pertanian

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja) Lapas Kelas IIB Pati, Wahyu Kusriyono Qorim, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan yang berorientasi pada perubahan positif. Menurutnya, setiap proses yang dijalani WBP memiliki peran penting dalam membentuk kesiapan mereka untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Tokoh Masyarakat Giriwoyo Kab.Wonogiri Supriyanto: Sangat Mengapresiasi Aksi Demo Buruh "May Day" Berjalan Kondusif 

Dengan adanya pemberian premi ini, diharapkan semangat WBP untuk terus belajar dan berkarya semakin meningkat, sehingga kemandirian bukan hanya menjadi tujuan, tetapi juga menjadi kenyataan yang dapat mereka wujudkan di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *