Banda Aceh ( DERAP KEADILAN ) Aktivis perempuan Aceh, Yulindawati, mendesak Listyo Sigit Prabowo untuk serius dan transparan dalam menangani kasus penyiraman terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andre Yunus.
Dalam keterangannya, Yulindawati menilai bahwa tindakan penyiraman yang diduga menggunakan cairan berbahaya tersebut merupakan bentuk kekerasan serius yang tidak hanya mengancam keselamatan individu, tetapi juga mencederai nilai-nilai demokrasi dan kebebasan berekspresi di Indonesia.
Kasus ini tidak boleh dianggap remeh. Aparat penegak hukum harus bergerak cepat, mengusut tuntas pelaku, serta mengungkap motif di balik serangan ini. Ini menyangkut keamanan para pembela hak asasi manusia,” tegas Yulindawati.
Ia juga menekankan bahwa kerja-kerja aktivis merupakan bagian penting dalam menjaga arah moral negara. Aktivis, menurutnya, hadir sebagai penjaga nurani publik, pengawas kekuasaan, serta penggerak kesadaran masyarakat terhadap keadilan dan hak asasi manusia.
Kerja-kerja aktivis adalah salah satu kunci negara yang bermoral. Mereka memperjuangkan kebenaran, mengingatkan negara ketika melenceng, serta berdiri bersama rakyat yang tertindas. Tujuan aktivis bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk memastikan keadilan sosial, perlindungan hak warga negara, dan tegaknya nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Yulindawati juga menyoroti bahwa serangan terhadap aktivis seperti Andre Yunus berpotensi menimbulkan rasa takut di kalangan masyarakat sipil, khususnya mereka yang aktif dalam advokasi hak asasi manusia. Oleh karena itu, ia meminta agar pihak kepolisian memberikan perlindungan maksimal kepada korban dan jaringan aktivis lainnya.
Lebih lanjut, Yulindawati menegaskan pentingnya komitmen negara dalam menjamin keamanan setiap warga negara, terutama mereka yang berada di garis depan dalam memperjuangkan keadilan. Ia berharap Kepolisian Negara Republik Indonesia dapat menunjukkan profesionalisme dan keberpihakan pada hukum dalam menangani kasus ini.
Ini adalah ujian bagi penegakan hukum kita. Jangan sampai ada kesan pembiaran terhadap kekerasan terhadap aktivis,” tambahnya.
Kasus penyiraman terhadap Andre Yunus sendiri terjadi pada malam hari dan mengakibatkan korban harus mendapatkan perawatan intensif. Hingga saat ini, publik masih menunggu perkembangan penyelidikan serta langkah konkret dari aparat kepolisian.
Penulis>{ Rimung }















