BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

RIMUNG BULOH KETUA (APPI) BERSUARA KERAS, PUSKESMAS DI ACEH UTARA DIUJI, TETAPKAN SATPAM DI PUSKESMAS & PETUGAS MALAM LAKI-LAKI!

29
×

RIMUNG BULOH KETUA (APPI) BERSUARA KERAS, PUSKESMAS DI ACEH UTARA DIUJI, TETAPKAN SATPAM DI PUSKESMAS & PETUGAS MALAM LAKI-LAKI!

Sebarkan artikel ini

ACEH UTARA, ( DERAP KEADILAN.COM ) – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Aceh Utara, Muhammad yang akrab disapa Rimung Buloh, yang juga menjabat sebagai Kepala Perwakilan Aceh (Kaperwil) di media ( Derap keadilan.com ), mengajukan permintaan terkait keamanan di seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayahnya. Permintaan ini disampaikan setelah menerima laporan mengenai kekhawatiran keamanan saat tugas malam.

 

Dalam pernyataannya, Rimung Buloh menyampaikan bahwa kondisi keamanan perlu diperhatikan, terutama pada malam hari saat petugas perempuan yang piket. “Seperti yang kami temukan beberapa malam lalu, di Puskesmas Samudera Geudong, semua pintu dikunci. Ini sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Lapas Pati Laksanakan Opening Ceremony Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Terintegrasi Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Mahasiswa UIN Sunan Kudus  

 

Kami meminta kepada Bupati Aceh Utara dan Kepala Dinas Kesehatan untuk menempatkan personel keamanan (statpam) di setiap puskesmas. Selain itu, kepada kepala puskesmas seluruh Aceh Utara, mohon agar petugas piket malam menggunakan laki-laki agar tidak ada alasan rasa takut dan pintu UGD tidak perlu dikunci,” ujar Rimung Buloh.

Baca Juga:  MENTERI Agama, Prof KH NASARUDDIN UMAR Resmi Melantik Dewan Hakim MQK, BUPATI Wajo Apresiasi Semua Pihak

 

Rimung Buloh juga menambahkan, “Jika pintu UGD puskesmas terkunci, jangan salahkan awak media kalau diviralkan demi masyarakat. UGD harus dibuka 24 jam! Jika terkunci, bagaimana kalau ada pasien yang kecelakaan gawat darurat? Jangan sampai pasien meninggal gara-gara puskesmas tidak terbuka!”

 

Permintaan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran layanan kesehatan di malam hari dan keamanan bagi petugas yang bertugas, sekaligus memastikan akses masyarakat terhadap pelayanan darurat tidak terganggu.

 

Penulis>{ Rimung }

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *