BeritaDaerahEkonomiHot NewsNasionalPemerintahPolitikPolri-TNISosialTerkini

Peringatan Eks GAM PASEE Rimung Buloh ke Prabowo: Tetapkan Bencana Nasional, Jangan ‘Hanya Isap Hasil Bumi Aceh, Lebih Baik Aceh Merdeka’!”

290
×

Peringatan Eks GAM PASEE Rimung Buloh ke Prabowo: Tetapkan Bencana Nasional, Jangan ‘Hanya Isap Hasil Bumi Aceh, Lebih Baik Aceh Merdeka’!”

Sebarkan artikel ini

Aceh Utara,( DERAP KEADILAN.COM ) – Rimung Buloh, eks kombatan GAM PASEE, marah besar nih! Dia langsung lontarkan kritik keras ke pemerintah pusat karena belum menetapkan Aceh sebagai daerah bencana nasional pasca banjir hidrotermologi.

Dia bilang Prabowo manis di mulut aja! Kita merasa dijajah dong! Hasil bumi Aceh diambil terus, tapi rakyatnya menderita!” ujar Rimung langsung ke media.

Pasang Iklan Disini:
Mitra Kerjasama Dengan kami Klik E-katalog Disini:

Dia bilang, kalo Presiden Prabowo gak cepet-cepet tetapkan status bencana nasional dan gak izinin bantuan luar negeri masuk, rakyat Aceh bakal makin menderita hingga ada yang mati kelaparan. “Kalau gitu ya lebih baik lepas aja Aceh biar kami hidup merdeka! Tapi kita juga jangan sampai kejadia yang Tidak kita inginkan jadi salah arah dong! Yang kita mau cuma diperhatiin dan diperlakukan adil, bukan konflik lagi!” tegasnya.

Bukan cuma omong kosong aja, Rimung juga suruh semua eks GAM di Aceh khususnya di PASEE buat ngibarin bendera Bintang Bulan ke seluruh pelosok daerah. “Ini buat protes simbolis aja ya! Biar pemerintah tau kita udah tidak tahan lagi, tapi jangan sampai ada yang salah paham dan bikin kerusuhan. Kita harus tetap tenang tapi tegas!” katanya.

Baca Juga:  Iskandar PKB Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Timur dalam Reses DPR Aceh

Dia bilang, masalahnya bukan cuma banjir yang datang terus-terusan aja. Dampak panjang pasca tsunami tahun 2004 masih terasa, ditambah lagi lingkungan kita rusak parah karena eksploitasi sumber daya alam yang terlalu banyak.

Hutan kita rusak, minyak dan gas kita diambil terus, tapi rakyat Aceh malah kelaparan! Negara kayak tutup mata aja kalo kita nangis minta tolong! Tapi kita juga harus berpikir jernih – apa yang kita inginkan itu kesejahteraan rakyat, bukan situasi yang makin memburuk!” geramnya tapi tetap jelas arahnya.

Selain itu, Rimung juga bilang sangat tidak puas sama pelaksanaan Perjanjian Helsinki tahun 2005. “Kita udah sepakat damai, tapi banyak janji yang belum ditepatin! Ini bukan damai yang kita harapkan! Tapi sekali lagi, jangan sampai kita terjebak dalam emosi yang bikin kita lupa tujuan utama kita – kesejahteraan seluruh rakyat Aceh!” tandasnya.

penulis>>{ sari }

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *